Open House di Istana, Prabowo Prioritaskan Masyarakat dan Tak Wajibkan Pejabat Hadir

Genvoice.id | 21 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya atau open house dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan.

Kegiatan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat umum sebagai wujud kebersamaan pada momen Lebaran.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden sejak beberapa hari sebelumnya telah mengarahkan agar acara tersebut tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara, baik dari kementerian maupun lembaga.

Menurutnya, keputusan itu diambil karena Presiden tidak ingin merepotkan para pejabat yang mungkin memiliki agenda keluarga pada hari raya. Oleh karena itu, gelar griya tahun ini diprioritaskan untuk masyarakat umum.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menyapa langsung warga yang hadir, sebagaimana tradisi open house yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah memperkirakan jumlah masyarakat yang hadir mencapai sekitar lima ribu orang. Tidak ada pembatasan ketat dalam pelaksanaan acara, dan masyarakat dipersilakan datang secara sukarela selama kapasitas masih memungkinkan.

Prasetyo menjelaskan bahwa penyelenggaraan gelar griya tetap menjadi tradisi tahunan, namun kali ini ditekankan pada kesederhanaan serta empati terhadap kondisi masyarakat di berbagai daerah yang masih menghadapi kesulitan.

Pemerintah sebelumnya juga mengimbau para pejabat untuk mengurangi kegiatan open house atau halal bihalal, agar lebih peka terhadap situasi sosial yang masih memerlukan perhatian.

Selain menerima masyarakat, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menerima kunjungan Presiden ke-