Jule Akui Dosa, Minta Ampun Usai Cerai dari Na Daehoon, Ngaku Ingin Hidup Bebas Ekspetasi

Genvoice.id | 21 Jan 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Jule atau Julia Prastini kembali menggema di jagat media sosial usai sebuah pengakuan terbuka yang sarat emosi, penyesalan, dan harapan. Pasca perceraiannya dengan Na Daehoon, Jule akhirnya angkat bicara dan memilih merendahkan ego di hadapan publik.

Melalui unggahan Instagram Story, Jule menumpahkan isi hatinya dengan gaya yang jauh dari kesan defensif. Ia seolah membuka lembaran baru dalam hidupnya, bukan dengan pembelaan, melainkan dengan permintaan maaf dan refleksi diri.

Secara gamblang, Jule mengakui kerap menjadi sumber kegaduhan di ruang publik. Ia tak berusaha menghindar, apalagi menyalahkan situasi atau orang lain. Dalam pernyataan tersebut, Jule menempatkan diri sebagai manusia biasa yang tak luput dari salah dan khilaf.

"Hai semua… sebelumnya aku minta maaf atas segala kegaduhan yang terjadii," tulis Jule, seperti dikutip GENVOICE.ID, Selasa, 20 Januari 2026.

Kalimat singkat tersebut terasa menohok, karena lahir dari kesadaran penuh akan kesalahan yang pernah ia perbuat.

Tak berhenti sampai di situ, Jule juga menyampaikan apresiasi kepada publik. Ia mengaku menerima semua komentar yang datang, baik yang bernada tajam maupun penuh empati.

Bagi Jule, kritik dan hujatan tak lagi ia anggap sebagai serangan, melainkan sebagai cermin untuk berkaca dan bertumbuh.

"Terima kasih atas segala komentar baik maupun buruk aku terima, dan komentar yang memberi masukan sangat aku hargai," ujarnya.

Menariknya, Jule menegaskan segala kejadian di masa lalu, termasuk perceraiannya dengan Na Daehoon, tidak memiliki kaitan dengan keputusan hidup yang saat ini ia ambil. Penegasan ini justru memantik rasa penasaran publik.

Banyak warganet menduga Jule tengah menyiapkan langkah besar menuju fase baru dalam hidupnya, baik secara personal maupun profesional.

Pernyataan paling mengejutkan datang saat Jule mengungkap keinginannya untuk hidup sebagai dirinya sendiri. Ia ingin bebas dari beban ekspektasi, tanpa menutup pintu untuk belajar dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

"Izinkan aku menjadi diri sendiri tapi tidak menutup celah untuk aku belajar lebih baik lagi setiap hari," tutup Jule.