Bologna Siap Hancurkan Napoli di Final Piala Super Italia: Setelah Tendang Inter Milan Saatnya Ciptakan Sejarah Baru!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, kabar mengejutkan baru saja datang dari ajang Supercoppa Italiana atau Piala Super Italia di Riyadh. Siapa sangka kalau Bologna bener-bener jadi tim yang paling ditakuti saat ini setelah berhasil mengusir raksasa Inter Milan di babak semifinal pada Sabtu (20/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan dramatis ini nggak cuma bikin para fans Rossoblu bersorak, tapi juga membakar semangat juang yang luar biasa di dalam skuad. Sekarang, mereka sudah nggak sabar buat menantang Napoli di laga final dan berambisi besar buat mengangkat trofi juara. Rasa percaya diri tim asuhan Vincenzo Italiano ini lagi tinggi-tingginya karena mereka merasa sudah nggak ada lagi yang mustahil buat dicapai.
Laga semifinal melawan Inter Milan itu bener-bener gila dan bikin jantung mau copot. Bayangkan saja, Bologna sempat tertinggal sangat cepat sebelum akhirnya mereka menunjukkan mental baja dan memaksa pertandingan berlanjut sampai babak adu penalti. Di sinilah momen emosional itu terjadi. Sosok kiper Federico Ravaglia mendadak jadi pahlawan nasional buat Bologna karena tampil seperti tembok kokoh yang nggak bisa ditembus di bawah mistar gawang. Berkat aksinya, Inter Milan harus menanggung malu dan pulang lebih awal dari turnamen bergengsi ini.
Ciro Immobile, sang striker veteran yang jadi penentu kemenangan, nggak pelit memberikan pujian buat rekan setimnya itu. Immobile merasa keberhasilan mereka melaju ke final nggak lepas dari ketenangan Ravaglia saat menghadapi situasi genting di titik putih. "Penalti adalah lotre, Fede (Ravaglia) melakukannya dengan sangat baik untuk menyelamatkan dua (penalti)," ujar Immobile kepada Sport Mediaset. Menurutnya, aksi heroik sang kiper bikin pemain lain jadi lebih rileks saat giliran menendang. "Dan (itu) memberi kami kesempatan untuk melangkah maju dengan sedikit lebih tenang," tambah Immobile.
Bagi Immobile sendiri, gol penalti yang dia lesakkan itu bukan sekadar gol biasa. Gen, striker berusia 35 tahun ini ternyata sempat melewati masa-masa yang sangat suram gara-gara cedera parah selama tiga setengah bulan terakhir. Dia mengaku sangat menderita karena harus absen lama dari lapangan hijau. Kemenangan atas Inter ini seolah jadi momen kebangkitan dan pembuktian kalau dia belum habis. Dengan nada penuh haru, dia mengungkapkan kalau dukungan keluarga adalah alasan utama dia bisa bangkit lagi. "Saya butuh gol ini, saya menderita selama tiga setengah bulan," ungkapnya. Dia juga merasa kalau seluruh tim punya firasat kuat kalau malam itu bakal jadi malam keberuntungan mereka. "Tapi keluarga saya tetap bersama saya dan tim hampir merasa gol ini akan datang malam ini," lanjut sang striker.
Sekarang, fokus Bologna sudah beralih seratus persen ke pertandingan puncak hari Senin depan. Lawan yang sudah menunggu mereka bukan kaleng-kaleng, yaitu Napoli yang sebelumnya sudah lebih dulu mengandaskan perlawanan AC Milan. Immobile sadar banget kalau Napoli lagi di puncak performa dan punya permainan yang solid. "Kami melihat pertandingan tadi malam, Napoli dalam kondisi sangat baik," analisisnya. Tapi, dia menegaskan kalau di partai final yang cuma sekali main, apa pun bisa terjadi di lapangan. "Tapi ini pertandingan satu kali dan apa pun bisa terjadi. Kami ingin membawa trofi itu pulang," tegasnya dengan penuh ambisi.
Kebahagiaan yang sama juga dirasakan oleh Federico Ravaglia. Kesempatan emas buat tampil sebagai starter karena Lukasz Skorupski cedera bener-bener dia manfaatkan dengan maksimal. Penyelamatannya terhadap tendangan penalti Alessandro Bastoni dan Ange-Yoan Bonny jadi bukti kalau dia punya kualitas jempolan. Ravaglia menegaskan kalau Bologna nggak cuma datang buat jadi pelengkap turnamen. "Ini tak terlukiskan, kami datang ke sini untuk menghormati turnamen dan mencoba melaju jauh," kata kiper tangguh itu. Dia juga menutup dengan janji buat tampil habis-habisan di final. "Kami datang ke sini untuk mendapatkan trofi, kami akan menghadapi Final dengan ambisi terbesar," pungkasnya.
Wah, sepertinya final nanti bakal bener-bener seru ya, Gen! Apakah dongeng indah Bologna bakal berakhir manis dengan trofi juara?