Alasan Jonathan David Dimusuhi Pemain Juventus Terungkap: Luciano Spalletti Sebut Ada Dosa Kuliner!
JAKARTA, GENVOICEID - Gen, dunia sepak bola Italia lagi dihebohkan sama kabar yang bener-bener absurd sekaligus bikin ngakak dari markas Juventus. Kamu pasti sering denger kan kalau pemain baru suka dapet ospek atau masa adaptasi yang berat? Nah, hal ini kabarnya juga dialami sama striker tajam asal Kanada, Jonathan David. Belakangan ini, beredar rumor miring yang bilang kalau David lagi dikucilkan sama temen-temen setimnya di Turin. Kabarnya sih karena dia pendiam banget dan masih terkendala bahasa, jadi dia susah buat nyambung sama pemain Bianconeri lainnya. Bahkan, media setempat sampai memberitakan kalau dia nggak diajak makan malam bareng tim gara-gara dianggap gagal membaur.
Tapi tenang dulu, ternyata semua isu miring itu ditanggapi dengan cara yang sangat berkelas sekaligus kocak oleh sang pelatih, Luciano Spalletti. Bukannya marah atau serius menanggapi kabar keretakan tim, sang allenatore justru melempar guyonan segar saat sesi konferensi pers jelang laga melawan AS Roma. Spalletti sukses memecah ketegangan dengan mengungkap "kesalahan fatal" yang dilakukan Jonathan David yang bikin orang Italia pada emosi tingkat dewa. Ternyata, ini bukan soal taktik atau skill di lapangan, tapi soal prinsip dasar cara makan orang Italia yang sudah dianggap suci.
Spalletti bercanda bahwa anak asuhnya itu emang pantes nggak diajak makan malam lagi karena sudah melakukan "kriminalitas kuliner" yang sangat berat. Menurut ceritanya, saat pertama kali diajak nongkrong bareng tim, David melakukan hal yang haram banget dilakukan di depan orang Italia. Bayangin aja, dia berani menaburkan keju parmesan di atas hidangan pasta seafood yang dia pesan! Bagi warga lokal sana, mencampur keju dengan makanan laut itu bener-bener sebuah penghinaan besar buat cita rasa makanan mereka.
"Mereka membuat keputusan yang tepat untuk tidak mengundangnya," canda Spalletti di hadapan awak media. Sambil tertawa lebar, dia menambahkan detail kejadiannya yang bikin wartawan ikut terpingkal. "Pertama kali mereka mengajaknya makan malam, dia memarut parmesan di atas pasta seafood dan mereka tidak mengundangnya lagi," tambahnya. Guyonan ini seolah jadi kode keras kalau sebenarnya nggak ada masalah serius di internal tim, dan semuanya cuma bahan bercandaan di ruang ganti saja.
Meski pelatihnya santai, bek senior Juventus, Federico Gatti, justru merasa harus pasang badan buat meluruskan isu ini secara serius. Lewat Instagram Story, Gatti merasa gerah karena media dianggap sengaja bikin berita hoax buat ngerusak fokus tim menjelang laga besar. Gatti menegaskan kalau hubungan mereka dengan Jonathan David baik-baik saja dan semua berita soal isolasi itu cuma sampah. "Saya ingin meluangkan waktu dua menit untuk mengklarifikasi situasi ini," tulis Gatti. Dia merasa nggak masuk akal berita seperti itu beredar di saat tim butuh fokus penuh. "Satu-satunya hal yang penting sekarang adalah pertandingan. Sisanya hanya kebisingan," tegasnya lagi.
Nggak cuma Gatti, pemain lain kayak Manuel Locatelli dan Mattia Perin juga nggak mau ketinggalan pamer kemesraan bareng David di media sosial. Mereka mengunggah foto lagi senyum lebar bareng sang striker baru buat ngebuktiin kalau ruang ganti Juventus tetap solid dan harmonis banget. Jadi, buat kamu yang sempet khawatir David bakal jadi "sad boy" di Turin, kayaknya nggak perlu cemas lagi ya. Masalah aslinya cuma soal selera makan yang rada unik aja kok!
Gimana menurut kamu, Gen? Kira-kira kalau kamu jadi temen setimnya, kamu bakal maafin Jonathan David gara-gara keju itu nggak?