Pesulap Merah Tantang Alumni Lirboyo Buktikan Santet: Hadiah Rumah Cash dan Gaji Rp25 Juta Seumur Hidup!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, Pesulap Merah (Marcel Radhival) kembali bikin geger media sosial. Kali ini, ia merespons keras ancaman santet dari seorang alumni Pondok Pesantren Lirboyo yang ditujukan kepada stasiun TV Trans7.
Alih-alih takut, Pesulap Merah justru meremehkan ancaman tersebut, bahkan menganggapnya "tidak berkualitas." Pesulap Merah lantas menaikkan tensi tantangan dengan menjadikan dirinya target langsung.
"Jangankan santet halal, kalau santet ada. Santet pesulap merah coba. Kalau santet haram, gue yang nanggung dosanya," tegasnya di Instagram.
Tak tanggung-tanggung, Pesulap Merah menawarkan hadiah fantastis bagi siapa pun yang berhasil mencelakainya atau membuktikan santet itu nyata:
- Rumah Cash Bebas Pilih Lokasi.
- Uang tunai Rp25 Juta per bulan Seumur Hidup.
Ini adalah challenge serius bagi para praktisi ilmu hitam yang sering mengancam di media sosial.
Pesulap Merah juga menyindir pihak yang melontarkan ancaman tersebut. "Jangan banyak bacot, udah kalau emang gak berani ya gak berani aja," katanya.
Menurut Marcel, responsnya ini bukan sekadar ikut campur urusan TV, melainkan gerakan untuk "STOP NAKUT NAKUTIN MASYARAKAT PAKE KEBODOHAN SANTET."
Ia bahkan mengingatkan kembali Gen Z tentang bahaya fitnah santet dengan mengungkit tragedi kelam pembantaian dukun santet di Banyuwangi tahun 1998-1999.
Marcel menjelaskan, fitnah tak berdasar tersebut telah merenggut banyak nyawa, dan hingga kini, keluarga korban masih berjuang mencari keadilan.
Melalui tantangan high risk dan hadiah high reward ini, Pesulap Merah berharap masyarakat tidak lagi diresahkan oleh takhayul dan ia berpesan kepada alumni Lirboyo tersebut untuk tidak "mencemarkan nama baik suatu daerah dengan kebodohan santet."
Tantangan Pesulap Merah ini jelas bukan sekadar drama clickbait. Melalui janji rumah cash dan uang Rp25 juta bulanan, Marcel Radhival ingin menindak tegas siapa pun yang masih berani menakut-nakuti masyarakat dengan santet.
Baginya, pertaruhan ini adalah bentuk edukasi untuk mengakhiri kebodohan santet yang pernah memicu tragedi kelam di masa lalu.
Jadi, apakah ada alumni Lirboyo atau praktisi ilmu hitam lain yang berani menjawab tantangan ini dan membuktikan santet itu nyata? Sampai tantangan ini terbukti, Pesulap Merah akan terus mengedukasi bahwa semua hal gaib dapat dijelaskan secara logis.