Drama Belum Usai, Sunan Kalijaga Kunci Pintu Maaf Taqy Malik: Saya Tunggu Kamu di Pintu Akhirat
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, drama mantan pasangan Salmafina Sunan dan Taqy Malik kembali memanas, kali ini melibatkan Sunan Kalijaga secara langsung.
Pemicunya adalah unggahan Taqy Malik di media sosial yang mengklaim hubungannya dengan Salmafina "baik-baik saja" setelah Salmafina sempat meminta maaf di tahun 2018. Klaim ini muncul saat Taqy dihujat atas kasus sengketa tanah dan dibandingkan dengan mantan istrinya.
Namun, pengakuan "baik-baik saja" itu justru memantik rasa sakit hati yang selama ini dipendam Sunan Kalijaga. Sang pengacara mengungkapkan bahwa masih ada masalah besar yang belum selesai antara Taqy Malik dengan dirinya dan sang istri.
"Siapa sih yang rela anak perempuannya disakiti, dicampakkan tanpa ada kompromi, komunikasi, malah langsung ngirim pengacara?" ujar Sunan Kalijaga, menjabarkan rasa sakit hati seorang ayah.
Sunan Kalijaga mengaku selama bertahun-tahun ia menantikan itikad baik dan permintaan maaf dari Taqy Malik maupun orang tuanya. "Kalau dihitung tuh dari 2018 sudah berapa kali lebaran ya? Tidak pernah dia dan orang tuanya ya, mempunyai itikad baik menemui kami," katanya.
Ia menyindir Taqy Malik yang dikenal publik sebagai hafidz dan kini dipanggil ustadz, tetapi tidak pernah sekalipun membangun komunikasi atau silaturahmi dengan orang tua Salmafina.
Tapi kini, Gen, situasinya sudah berbeda. Sunan Kalijaga menegaskan bahwa pintu maaf sudah tertutup rapat! Ia bahkan secara terang-terangan menolak jika Taqy Malik tiba-tiba datang untuk meminta maaf.
Penolakan itu disampaikan dengan sangat tegas dan dramatis. "Tapi, enggak usah khawatir. Enggak usah besok setelah habis ketemu klarifikasi ini kamu datang sok mau itikad baik, enggak usah, enggak perlu ya. Kita ketemu aja di akhirat," kata Sunan Kalijaga.
Ia mengulangi ancaman spiritualnya, "Ya, saya tunggu kamu di di pintu akhirat ya. Ini demi Allah demi Tuhan nih, saya tunggu kamu di pintu akhirat. Kamu harus bertanggung jawab dengan sakit hatinya kami sekeluarga." Pernyataan ini menunjukkan betapa dalamnya luka yang dirasakan keluarga Sunan Kalijaga hingga saat ini.
Bagaimana menurutmu tentang statement yang dikeluarkan Sunan Kalijaga ini? Tulis di kolom komentar ya, Gen!