Dihantam Isu Garis Polisi dan Data Keliru, Suami Susanah: Beginilah Keadaan Sebenarnya

Genvoice.id | 20 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID -Nama Susanah (38), seorang warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah namanya secara khusus disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR.

Menyusul sorotan media yang kian meluas, berbagai isu miring pun merebak, mulai dari kesimpangsiuran data pekerjaan hingga kabar terpasangnya garis polisi di kediamannya. Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian bersama sang suami, Didim (38), akhirnya memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan fakta yang sebenarnya.

Polisi Pastikan Tidak Ada Garis Polisi di Rumah Susanah

Isu mengenai rumah Susanah yang dipasangi police line sempat meresahkan warga sekitar usai kediamannya didatangi banyak awak media. Namun, kepolisian bergerak cepat untuk memastikan kondisi di lapangan.

  • Pengecekan Langsung: Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mengecek secara langsung kondisi rumah tersebut saat mendampingi Susanah dan suaminya kembali dari Jakarta.

  • Kondisi Rumah Normal: Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada garis polisi yang terpasang membentang di kediaman Susanah. Halaman rumah dalam keadaan sepi dan normal, hanya diwarnai tumpukan karung berisi bahan kain serta mesin jahit yang saban hari digunakan untuk bekerja.

Meluruskan Profesi Asli dan Rincian Penghasilan

Sorotan publik berawal dari pernyataan pidato yang menyebutkan Susanah bekerja sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram. Pihak keluarga kemudian memberikan pelurusan atas data pekerjaan yang sebenarnya.

  • Penjahit Kain Lap Majun: Susanah sejatinya bekerja menjahit kain lap majun menggunakan mesin milik bosnya dengan upah sekitar Rp700 (bukan Rp700.000) per kilogram. Pekerjaan ini baru ditekuninya selama kurang lebih tiga bulan.

  • Pencuci Ompreng MBG: Untuk menambah penghasilan rumah tangga, Susanah juga mengambil pekerjaan sampingan sebagai pencuci wadah ompreng dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

  • Profesi Sang Suami: Sementara itu, Didim sehari-hari mengadu nasib sebagai buruh bangunan borongan atau pekerja serabutan demi mencukupi kebutuhan harian keluarga secara halal.

Ungkapan Pasrah dan Harapan Suami Susanah

Menghadapi istrinya yang mendadak viral di seluruh penjuru negeri, Didim mengaku kaget karena baru mengetahuinya dari tetangga sekitar. Meski sempat merasa canggung dengan perhatian media yang masif, ia memilih untuk bersikap tenang dan pasrah.

  • Menerima Keadaan: Didim menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang terlihat saat ini adalah keadaan mereka yang sejujurnya tanpa ada yang ditutupi maupun dilebih-lebihkan.

  • Harapan Agar Suasana Mereda: Sang suami berharap agar polemik dan kehebohan pemberitaan mengenai keluarganya dapat segera berakhir, sehingga mereka dapat kembali melanjutkan hidup dan bekerja dengan tenang seperti sedia kala.

Atensi publik terhadap sosok Susanah memperlihatkan betapa cepatnya sebuah informasi menyebar di era digital saat ini. Melalui klarifikasi langsung dari pihak kepolisian mengenai isu garis polisi serta kejujuran keluarga dalam meluruskan data profesi, diharapkan spekulasi di tengah masyarakat dapat segera mereda dan memberikan ruang ketenangan bagi keluarga Susanah.