Marc Marquez Bisa Kunci Gelar Juara MotoGP 2025 di Mandalika, Carlo Pernat Yakin Bakal Ada Pesta Besar!

Genvoice.id | 20 Aug 2025

Gen, siap-siap! Gelaran MotoGP Mandalika 2025 yang bakal digelar pada 5 Oktober nanti diprediksi bisa jadi panggung sejarah besar. Kenapa? Karena pengamat MotoGP kenamaan, Carlo Pernat, meyakini Marc Marquez bisa memastikan gelar juara dunia di tanah Lombok. Bayangin aja, kalau benar terjadi, Mandalika bakal jadi saksi pesta juara salah satu rider paling ikonik dalam sejarah balap motor.

Musim ini, performa Marquez memang lagi gila-gilanya. Sejak awal 2025, rider Ducati Lenovo itu hampir nggak ada lawan. Konsistensinya bikin dia melesat jauh di puncak klasemen. Sampai seri ke-13, Marquez sudah kantongi 418 poin. Bandingin aja dengan adiknya, Alex Marquez, yang duduk di posisi kedua dengan 276 poin. Jaraknya? Jauh banget. Itu artinya, peluang juara makin dekat di depan mata.

Carlo Pernat sendiri nggak ragu menyebut dominasi Marquez luar biasa. "Kami baru saja kembali dari liburan, tapi tidak ada yang berubah, Marc terus tampil mengejutkan, dan keunggulannya di klasemen begitu besar," kata Pernat, dikutip Motosan.

Dengan gap poin segede itu, Pernat memprediksi gelar bisa terkunci lebih cepat dari perkiraan. "Sebelumnya, kejuaraan dunia diperkirakan akan ditentukan di Australia, tetapi hari ini kemungkinan besar kejuaraan dunia akan berakhir di Indonesia, dengan lima Grand Prix tersisa," ujarnya, dilansir dari Motosan. Ia bahkan menambahkan kalau momen itu akan jadi catatan bersejarah.

Buat yang ngikutin MotoGP, sebenarnya ajang masih panjang. Balapan terdekat bakal berlangsung di Hungaria, tepatnya Sirkuit Balaton Park, pada 22-24 Agustus 2025 sebagai seri ke-14. Namun, semua mata jelas tertuju pada Mandalika sebagai seri ke-19. Dengan performa yang masih stabil, bukan nggak mungkin rider asal Spanyol itu bakal mengunci gelar lebih awal dan bikin pesta besar di Indonesia.

Kalau skenario ini benar-benar kejadian, jelas Mandalika bakal jadi sorotan dunia. Indonesia bukan cuma jadi tuan rumah balapan, tapi juga saksi sejarah seorang Marc Marquez menutup cerita epik perjalanan comeback-nya di MotoGP.