90 Persen Gagal Ginjal Usia Muda Dipicu Makanan Ini, Apakah Kamu Termasuk?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gagal ginjal stadium akhir bukan cuma penyakit orang tua! Di Vietnam, kasus ini justru lagi ramai banget menimpa anak muda. Kenapa? Ternyata, gaya hidup tidak sehat yang mereka jalani sehari-hari jadi biang keroknya.
Sayangnya, banyak dari mereka yang abai sampai akhirnya menyesal. Salah satu yang kena batunya adalah Duy, pria berusia 23 tahun. Hidupnya langsung jungkir balik setelah dokter di Rumah Sakit Universitas Kedokteran Hanoi memvonis ia terkena gagal ginjal stadium akhir.
"Ginjal Anda sudah sangat lemah, dialisis harus segera dilakukan," kata dokter.
Kaget, jelas. Gimana enggak? Duy merasa masih muda dan tidak merokok. Tapi, ia lupa kalau kebiasaan makan dan tidurnya yang berantakan itu lebih bahaya dari rokok.
Ternyata, setahun sebelumnya Duy sudah divonis penyakit ginjal kronis stadium IV. Tapi karena sibuk dengan ujian, ia malah cuek, bahkan sempat berhenti minum obat dua bulan. Alhasil, kondisinya semakin parah, sampai akhirnya mual dan lemas. Ketika balik ke rumah sakit, ginjalnya sudah di ambang kehancuran.
Sekarang, Duy harus cuci darah tiga kali seminggu. Pemandangan jarum dan mesin dialisis yang berdengung jadi rutinitasnya. Penyesalannya enggak cuma itu. "Kalau bisa mengulang waktu, saya pasti lebih peduli dengan kesehatan. Tapi sekarang semuanya sudah terlambat," ujarnya.
Ceritanya, ia hobi banget minum teh susu manis, minuman bersoda, makan mi instan pedas, dan gorengan. Selain itu, Duy juga suka begadang sampai dini hari. Duh, padahal teman-temannya sudah sering mengingatkan.
Kisah Miris Lain: Gagal Ginjal Hantui Mahasiswi 20 Tahun
Nasib serupa juga menimpa Hoai, mahasiswi 20 tahun yang juga divonis gagal ginjal stadium akhir. Hoai dikenal sebagai "deadline queen" karena selalu lembur, siang kuliah, malamnya jadi desainer grafis paruh waktu.
Gaya hidupnya penuh tekanan dan ditemani makanan cepat saji seperti roti, sosis, mi instan, dan kopi kental. Air putih? Dikit banget. "Saya masih muda, tidur itu buat orang tua," begitu katanya.
Sampai akhirnya, badannya memberi sinyal bahaya: sakit saat buang air kecil, mual, insomnia, dan gampang lelah. Awalnya ia anggap sepele, cuma efek stres, lalu minum antibiotik tanpa resep.
Eh, bukannya sembuh, kondisinya makin drop. Setelah diperiksa di rumah sakit, dokter mengatakan fungsi ginjal Hoai sudah di bawah 10%. Sekarang, ia harus transplantasi ginjal kalau ingin sembuh.
Kisah Duy dan Hoai ini jadi peringatan untuk kita semua, khususnya generasi muda. Jangan sampai gaya hidup serampangan yang kamu anggap keren malah jadi bumerang.
Jaga kesehatan ginjal dengan pola hidup sehat dan hindari makanan tidak sehat. Gagal ginjal di usia muda itu nyata! Jadi, lebih baik sedia payung sebelum hujan.