Perkuat Jejaring Global, UI Perluas Kolaborasi dengan University of New South Wales
JAKARTA, GENVOICE -Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi, Universitas Indonesia (UI) terus memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi terbaik dunia. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., beserta delegasi ke University of New South Wales (UNSW) Sydney, Australia.
Kunjungan tersebut memperluas kolaborasi antara dua universitas riset yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai tantangan global. Melalui kemitraan ini, mahasiswa memperoleh akses terhadap pengalaman belajar internasional, dosen dan peneliti dapat memperluas jejaring kolaborasi, serta inovasi yang dihasilkan mampu menjawab persoalan pembangunan.
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan bahwa kolaborasi global merupakan salah satu strategi utama UI dalam menghasilkan pendidikan dan riset yang berdampak.
"Kami percaya tantangan masa depan membutuhkan solusi yang lahir dari kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin. Kemitraan dengan UNSW membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti untuk belajar, berkarya, dan menghasilkan inovasi bersama yang memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia maupun dunia," ujar Prof. Heri dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Hubungan UI dan UNSW telah berkembang melalui berbagai program pendidikan dan penelitian. Dalam lima tahun terakhir, kedua institusi menghasilkan lebih dari 190 publikasi ilmiah bersama, sekaligus memperluas kolaborasi di bidang bisnis, hukum, ilmu sosial, dan kesehatan masyarakat.
Kunjungan UI ke UNSW menjadi langkah lanjutan untuk mengembangkan peluang kerja sama baru, termasuk peningkatan mobilitas mahasiswa, program study abroad, community engagement, summer school, pembimbingan bersama mahasiswa doktor (co-supervision), hingga program pertukaran budaya.
Selama berada di UNSW, delegasi UI berdiskusi mengenai pengembangan riset pascasarjana, pendidikan internasional, dan pendidikan eksekutif. Delegasi juga mengunjungi Health Translation Hub, pusat riset dan inovasi kesehatan yang menjadi salah satu kekuatan UNSW dalam menghubungkan hasil penelitian dengan implementasi di masyarakat. Pada saat yang sama, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI mengadakan pertemuan dengan UNSW Science untuk menjajaki kolaborasi riset dan akademik di bidang sains.
Menurut Deputy Vice Chancellor Global UNSW, Prof. Lisa Zamberlan, kemitraan ini mempertemukan dua universitas yang sama-sama memiliki reputasi kuat di tingkat internasional. Saat ini, UNSW menempati posisi sangat tinggi di pemeringkatan internasional, dengan QS World University Rankings 2027 berada di peringkat 19 dunia sekaligus nomor 1 di Australia.
Sementara itu, UI berada di peringkat ke-191 dunia pada QS WUR 2027 serta menjadi satu-satunya perguruan tinggi Indonesia yang secara konsisten masuk dalam 200 besar dunia. Kesamaan karakter sebagai universitas riset dan pendidikan terbaik ini menjadikan UI dan UNSW memiliki dasar yang kuat untuk mengembangkan kolaborasi jangka panjang.
Selain riset bersama, kedua institusi juga menjajaki berbagai program akademik, seperti double degree, student exchange, percepatan studi magister dan doktor, serta pengembangan pembelajaran internasional yang memberikan pengalaman akademik lintas negara bagi mahasiswa.
Melalui penguatan kemitraan ini, UI menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring global yang mendukung visi UI Unggul Impactful. Kolaborasi internasional tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengetahuan, tetapi juga menjadi penggerak lahirnya riset, inovasi, dan sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia dan komunitas global.