Kontroversi Lagi! Bintang Sepak Bola Mengungkap Adanya Kerugian Bagi Messi dalam Golden Boot

Genvoice.id | 20 Jul 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perdebatan soal peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 mendadak memanas.

Bukan cuma fans, dua legenda Inggris, Alan Shearer dan Wayne Rooney, ikut angkat suara dan meminta FIFA meninjau ulang aturan yang ada.

Menurut mereka, Lionel Messi berada dalam posisi yang kurang adil dibanding Kylian Mbappe.

Mbappe Unggul di Momen Akhir
Kylian Mbappe berhasil mengunci Sepatu Emas setelah mencetak total 10 gol sepanjang turnamen. Tambahan gol krusial itu datang dari laga perebutan tempat ketiga saat Prancis menghadapi Inggris.

Di sisi lain, Messi harus puas finis dengan delapan gol setelah gagal menambah koleksi saat Argentina kalah dari Spanyol di final.

Selisih dua gol itulah yang akhirnya menentukan pemenang.

Masalahnya Ada di Aturan
Shearer dan Rooney menilai ada yang "kurang adil" dalam sistem penilaian. Mereka menyoroti fakta bahwa gol di laga perebutan tempat ketiga tetap dihitung dalam perburuan Sepatu Emas.

Padahal, menurut mereka, pertandingan tersebut tidak memiliki tekanan dan tingkat kesulitan yang sama dengan final.

Shearer bahkan menyebut laga tersebut terasa seperti pertandingan "formalitas", sementara Messi harus menghadapi tim Spanyol yang sangat solid di partai puncak.

Seharusnya Messi Bisa Menang?
Rooney juga menyampaikan pendapat serupa. Ia merasa jika gol dari perebutan tempat ketiga tidak dihitung, maka peluang Messi untuk meraih Sepatu Emas akan jauh lebih besar.

Bahkan, jika jumlah gol keduanya sama, Messi berpeluang unggul karena memiliki catatan assist yang lebih baik-yang memang jadi salah satu penentu resmi FIFA jika terjadi tie.

Perdebatan yang Sulit Selesai
Di satu sisi, aturan FIFA memang jelas: semua gol di turnamen resmi tetap dihitung, termasuk laga perebutan posisi ketiga.

Namun di sisi lain, perbedaan level pertandingan jadi bahan diskusi. Final jelas punya tekanan dan kualitas lawan yang berbeda dibanding perebutan tempat ketiga.