Ghost in The Cell Tembus 700 Ribu Penonton, Film Horor Joko Anwar Paling Sadis Ini Resmi Rajai Box Office Indonesia

Genvoice.id | 20 Apr 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Industri perfilman tanah air kembali dibuat guncang oleh karya terbaru dari sutradara kondang Joko Anwar yang berjudul Ghost in The Cell. Sejak hari pertama perilisannya, antusiasme masyarakat seolah tidak terbendung untuk menyaksikan teror mengerikan yang disajikan di balik jeruji besi.

Kesuksesan besar ini terlihat dari angka fantastis yang berhasil diraih hanya dalam waktu super singkat, yakni empat hari penayangan saja. Bayangkan, film ini sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 700 ribu pasang mata yang penasaran dengan kisah horor-komedi yang sedang viral ini.

Angka penonton harian yang stabil di atas 150 ribu menunjukkan bahwa film ini punya daya tarik yang luar biasa kuat bagi para pecinta sinema di seluruh Indonesia. Tidak mengherankan jika saat ini posisi puncak box office harian berhasil diduduki dengan kokoh, menggeser deretan judul besar lainnya yang juga sedang tayang di bioskop.

Kesuksesan ini seolah menjadi bukti bahwa tangan dingin sang sutradara masih sangat sakti dalam meramu cerita yang mampu memacu adrenalin sekaligus menghibur para penontonnya, Gen.

Berdasarkan data terbaru yang dirangkum per Minggu, 19 April 2026, total penonton film ini sudah menyentuh angka 773.551. Pencapaian ini secara otomatis membuat film-film lain seperti Tiba-Tiba Setan, Lee Cronin's The Mummy, hingga Ayah Ini Arahnya Ke Mana Ya harus rela berada di bawah bayang-bayang kesuksesan Ghost in The Cell.

Kualitas film ini juga diakui secara internasional dengan perolehan rating mencapai 7,6/10 di situs IMDb serta 3,6/5 di Letterboxd, sebuah angka yang cukup tinggi untuk genre horor tanah air.

Banyak penikmat film menyebutkan bahwa Ghost in The Cell adalah karya Joko Anwar yang paling brutal dan penuh dengan adegan berdarah alias gore. Kekejaman yang ditampilkan di sini bahkan disebut-sebut melampaui karya-karya legendaris beliau sebelumnya seperti Perempuan Tanah Jahanam maupun Pintu Terlarang.

Namun, daya tarik utamanya bukan cuma soal darah, melainkan pesan satir yang sangat tajam menyentil kondisi pemerintahan dalam negeri yang sedang kacau. Hal inilah yang membuat penonton merasa sangat terhubung atau relate dengan situasi sosial politik saat ini. Ditambah lagi, ada kejutan luar biasa berupa kemunculan teaser Pengabdi Setan 3: Origin di awal film yang sudah dinantikan fans sejak empat tahun lalu.

Hebeohnya lagi, Joko Anwar baru-baru ini melempar kode melalui media sosial Threads soal kemungkinan adanya proyek spin-off yang berisi karakter perempuan semua. "Ghost in The Cell versi perempuan semua menarik kali ya," tulisnya. Unggahan tersebut langsung diserbu netizen yang sudah mulai berandai-andai soal daftar pemainnya.

Meski persaingan bioskop akan semakin ketat dengan hadirnya The Devil Wears Prada 2 hingga film biopik Michael di akhir April nanti, Ghost in The Cell diprediksi bakal tetap melaju kencang menuju angka satu juta penonton.

Film ini sendiri berkisah tentang teror hantu di Lapas Labuhan Angsana, di mana para sipir dan narapidana harus bersatu demi bertahan hidup di tengah kekacauan gaib yang melanda, Gen!