Malam Takbiran Diawasi! Pemkot Bandung Batasi PKL Jualan sampai Jam 10 Malam demi Kebersihan Kota

Genvoice.id | 20 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah Kota Bandung memberlakukan pembatasan waktu berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL) saat malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk menjaga ketertiban, mengurangi kerumunan, serta mengantisipasi lonjakan sampah di sejumlah titik keramaian.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan para pedagang hanya diperbolehkan berjualan hingga pukul 22.00 WIB. Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah kota dan koordinator pedagang.

Menurut Farhan, pembatasan dilakukan bukan untuk melarang masyarakat berdagang, melainkan untuk memastikan kondisi kota tetap tertib dan bersih saat malam takbiran.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas PKL yang berlangsung hingga larut malam berpotensi menimbulkan kerumunan dan meningkatkan volume sampah, terutama di lokasi yang menjadi pusat keramaian warga saat menyambut Lebaran.

Pemerintah Kota Bandung juga akan melakukan operasi penertiban setelah batas waktu yang telah ditentukan. Penertiban ini difokuskan pada pengendalian kebersihan lingkungan, bukan semata-mata untuk membatasi ruang usaha pedagang.

Farhan mengungkapkan bahwa volume sampah di Kota Bandung meningkat sekitar 20 persen menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kondisi ini membuat sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) terlihat penuh dalam beberapa hari terakhir.

Namun, ia memastikan kondisi tersebut merupakan bagian dari proses pengangkutan dan pembersihan yang sedang berlangsung. Pemerintah menargetkan dalam dua hari ke depan TPS sudah kembali kosong.

Sampah yang masih tersisa untuk sementara akan ditampung di TPS sebelum dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti. Pengiriman ke TPA akan kembali normal setelah antrean pengangkutan dibuka pada 1 Syawal.

Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan selama malam takbiran dan merayakan Idul Fitri dengan tertib agar suasana Lebaran tetap nyaman bagi seluruh warga.