KBRI Riyadh Tiadakan Salat Idul Fitri 2026, WNI Diimbau Ibadah di Masjid Terdekat

Genvoice.id | 20 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh memutuskan tidak menyelenggarakan salat berjamaah pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas situasi terkini di kawasan Timur Tengah yang menjadi perhatian otoritas setempat.

Dalam pernyataan resminya, KBRI Riyadh mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi untuk melaksanakan salat Idul Fitri di masjid terdekat. Selain itu, masyarakat juga diminta mengikuti arahan pemerintah Arab Saudi serta terus memantau informasi terbaru dari pihak kedutaan.

Langkah ini, menurut KBRI, bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan WNI selama merayakan hari raya. Meski tidak menggelar salat berjamaah di lingkungan kedutaan, WNI diharapkan tetap dapat menjalankan ibadah dengan khidmat.

Berbeda dengan kebijakan tersebut, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah memastikan tetap mengadakan salat Idul Fitri berjamaah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Wisma Konjen RI di Jeddah pada 20 Maret 2026 waktu setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan acara open house.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Mahkamah Agung Arab Saudi setelah memastikan akhir bulan Ramadan jatuh pada 19 Maret.

Keputusan KBRI Riyadh mencerminkan kehati-hatian pemerintah dalam melindungi warganya di luar negeri, khususnya di tengah dinamika kawasan. WNI diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat menjalankan ibadah maupun aktivitas selama Lebaran.