Panas! V BTS Sebut ILLIT Jiplak NewJeans, Chat dengan Min Hee Jin Jadi Bukti

Genvoice.id | 20 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perseteruan antara HYBE dan Min Hee Jin kembali memanas setelah detail baru dari dokumen persidangan terungkap ke publik. Berdasarkan laporan eksklusif media Korea Sports Kyunghyang pada 20 Februari 2026, percakapan pribadi antara Min Hee Jin dan V BTS, diterima pengadilan sebagai bukti sah dalam sengketa hukum yang tengah berlangsung.

Kasus ini berfokus pada konflik terkait validitas kontrak pemegang saham antara HYBE dan Min Hee Jin. Dalam proses persidangan di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, pihak Min Hee Jin menyerahkan tangkapan layar percakapan KakaoTalk dengan V sebagai bagian dari pembelaannya.

Dalam pesan tersebut, V yang dikenal sebagai anggota grup global BTS merespons isu dugaan kemiripan konsep antara ILLIT dan NewJeans dengan mengatakan ia memahami kekhawatiran tersebut dan merasa keduanya agak mirip. Pernyataan tersebut kemudian dinilai sebagai salah satu indikasi memang ada opini tertentu di kalangan industri yang melihat adanya kemiripan konsep.

Pengadilan menerima bukti percakapan tersebut dan menyatakan tindakan Min Hee Jin dalam mengangkat kecurigaan soal kemungkinan peniruan merupakan bentuk penyampaian opini yang sah. Hakim menilai pernyataan tersebut tidak bisa dikategorikan sebagai klaim palsu atau fitnah, melainkan bagian dari ekspresi pendapat dalam konteks profesional.

Tak hanya itu, dokumen persidangan juga menyoroti langkah HYBE dalam mempublikasikan konflik internal. Tercatat Min Hee Jin lebih dulu menyampaikan keluhan melalui email internal pada 3 dan 16 April 2024. Namun pada 22 April 2024, HYBE meluncurkan audit terhadap ADOR serta Min Hee Jin dan pada hari yang sama memberitakan langkah tersebut ke media.

Pengadilan mencatat tidak ditemukan bukti HYBE berupaya menyelesaikan permasalahan secara internal sebelum membawa isu tersebut ke ranah publik. Poin ini menjadi pertimbangan penting dalam menilai dinamika konflik kedua pihak.

Kasus ini pun melampaui sekadar isu kemiripan konsep idol group. Ia membuka diskusi lebih luas tentang tata kelola perusahaan, transparansi, serta relasi kuasa dalam industri KPop yang bernilai miliaran dolar. Publik kini menanti kelanjutan proses hukum yang berpotensi berdampak besar terhadap struktur manajemen dan citra label besar di Korea Selatan.