Sejarah Daihatsu dari Midget ke Midget X: Evolusi Sang Legenda Kendaraan Ringkas

Genvoice.id | 19 Dec 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Selama puluhan tahun, nama Daihatsu begitu melekat di benak masyarakat Indonesia. Mulai dari pelaku usaha kecil, pengemudi angkutan kota, hingga keluarga yang butuh mobil serbaguna, Daihatsu telah menjadi pilihan yang andal, terjangkau, dan tahan banting. Tapi tahukah kamu, apa mobil pertama yang pernah dirilis Daihatsu?

Dari Ketel Uap ke Kendaraan Tiga Roda

Perjalanan Daihatsu dimulai jauh sebelum hadir di jalanan Indonesia. Pada 1907, perusahaan ini lahir di Jepang dengan nama Hatsudoki Seizo Co., Ltd., yang awalnya fokus memproduksi mesin ketel uap untuk keperluan industri dan kapal.

Baru pada era 1930-an, perusahaan mulai merambah dunia otomotif dengan mengembangkan mesin pembakaran dalam untuk kendaraan kecil. Inilah awal mula transformasi Daihatsu menjadi produsen kendaraan bermotor.

Tahun 1950, lahirlah Daihatsu Tsubasa, kendaraan roda tiga mungil yang menjadi cikal bakal model legendaris Daihatsu Midget. Midget dengan cepat mencuri perhatian karena desainnya yang kecil tapi fungsional. Cocok untuk membawa barang ringan dan bergerak lincah di area perkotaan Jepang.

Midget dan Sejarahnya di Indonesia

Tahun 1957, Daihatsu mulai memasarkan Midget di Indonesia. Tapi masyarakat lebih mengenalnya dengan nama akrab: "Bemo". Mobil ini jadi primadona sebagai angkutan umum dan kendaraan angkut barang ringan. Bahkan, sempat digunakan dalam Asian Games IV di Jakarta!

Meskipun kecil (panjang 2.540 mm, lebar 1.200 mm, dan tinggi 1.500 mm), Midget sanggup mengangkut dua orang dewasa atau barang hingga 300 kg dengan kecepatan maksimal 65 km/jam. Di masa awal, dua tipe yang hadir di Indonesia adalah Midget I dan Model MP4.

Beberapa dekade kemudian, pada 1996, Daihatsu memperkenalkan Midget II, versi roda empat dari model legendaris tersebut.

Lini Produk Kian Meluas

Setelah era Midget, Daihatsu tidak berhenti berkembang. Di akhir 1960-an, muncul model-model baru seperti:

  • Fellow L37

  • Fellow Max (versi Hartop dan Non-Hartop)

  • Fellow Buggy

  • Daihatsu Max Cuore

Tahun 1977, Daihatsu kembali mencuri perhatian dengan Charade, hatchback mungil bermesin 1.000 cc tiga silinder yang menghasilkan 55 PS. Dengan performa tangguh dan desain modern, Charade menjadi salah satu model paling dikenang hingga awal 2000-an.

Era 1980-1990-an, muncul Hijet dan Zebra, dua mobil niaga ringan yang terkenal irit, praktis, dan mudah dirawat. Mobil ini jadi tulang punggung pelaku usaha kecil hingga perusahaan logistik.

Era 2000-an: Fokus pada Keluarga dan Niaga

Masuk ke abad 21, Daihatsu makin serius menggarap pasar mobil keluarga dan niaga. Beberapa model populernya antara lain:

  • Daihatsu Xenia (2004): Mobil keluarga 7 penumpang dengan kabin luas, efisiensi bahan bakar tinggi, dan harga bersahabat.

  • Gran Max (2007): Mobil niaga multifungsi, cocok untuk UMKM dan logistik ringan.

  • Ayla (2013): Mobil kota ramah lingkungan dengan dimensi kompak dan konsumsi bahan bakar irit.

  • Sigra (2016): LCGC 7-penumpang yang menawarkan kenyamanan keluarga dengan harga terjangkau.

Menuju Masa Depan: Hadirnya Midget X

Tahun 2025, Daihatsu kembali membuat gebrakan dengan mengenalkan Midget X dalam ajang Japan Mobility Show 2025. Ini adalah reinkarnasi modern dari Midget, namun dalam format kendaraan listrik mungil bergaya retro-futuristik.

Beberapa ciri khas yang dibawa:

  • Desain mungil klasik, dipadu dengan lampu LED depan bundar

  • Kaca depan cembung seperti helikopter

  • Velg semi-terbuka dengan lampu terintegrasi

  • Kabin minimalis dengan dua kursi dan setir di tengah

  • Fitur-fitur unik, seperti ruang penyimpanan ala ransel, tempat tidur lipat di belakang, hingga pintu belakang berengsel dengan pegangan putar

Midget X membuktikan bahwa Daihatsu masih mempertahankan jiwa kepraktisan dan efisiensi yang dulu melekat pada Midget, tapi kini dikemas dengan teknologi modern dan lebih ramah lingkungan.

Dari Jalanan Sempit ke Masa Depan Listrik

Sejarah Daihatsu tak bisa dilepaskan dari kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang fungsional, efisien, dan terjangkau. Dari Bemo yang berjasa menggerakkan ekonomi rakyat di tahun 50-an, hingga Midget X yang dirancang untuk gaya hidup urban masa depan, Daihatsu terus berinovasi tanpa melupakan akarnya.

Dan siapa tahu? Bisa jadi sebentar lagi Midget X juga akan menyapa jalanan Indonesia, kembali menjadi bagian dari cerita mobilitas rakyat, tapi dengan sentuhan teknologi masa depan.