Pengganti Mohamed Salah Mulai Diincar Liverpool, Tiga Nama Langsung Jadi Favorit Termasuk dari Klub Rival

Genvoice.id | 19 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Liverpool mulai masuk fase krusial dalam membangun ulang lini serangnya, Gen. Setelah bertahun-tahun mengandalkan Mohamed Salah sebagai senjata utama, performa sang winger musim ini memunculkan banyak tanda tanya. Tahun lalu ia masih sanggup mencetak 34 gol dan menyumbang 23 assist dari 52 pertandingan. Tapi musim ini kondisinya berbeda. Dari 16 laga yang sudah dijalani, Salah baru mengoleksi lima gol dan tiga assist. Angka yang jauh dari standar seorang pemain yang selama ini jadi pembeda di Anfield. Penurunan ini bikin banyak pihak mulai mempertanyakan apakah Liverpool perlu mulai menyiapkan generasi baru di sektor sayap kanan.

Situasi tersebut membuat nama-nama potensial langsung muncul ke permukaan. Eks striker The Reds, Robbie Fowler, ikut menyoroti bahwa sudah saatnya klub mencari opsi ideal yang bisa mengisi peran penting tersebut dalam beberapa musim mendatang. Menurut Fowler, wajar ketika pemain yang tampil bagus di Premier League langsung dikaitkan dengan klub besar seperti Liverpool. Apalagi ketika posisi itu diisi sosok sebesar Salah yang jelas tidak bisa digantikan oleh sembarang pemain.

Dari berbagai rumor yang muncul, ada tiga pemain yang disebut masuk radar utama Liverpool. Nama pertama datang dari Bournemouth, yaitu Antoine Semenyo. Pemain ini dianggap punya kualitas ofensif yang stabil, ditambah klausul rilis 65 juta pounds yang kabarnya aktif pada Januari nanti. Lalu ada Yakuba Minteh yang sedang tampil gemilang di Brighton dan dianggap punya gaya main yang cocok dengan intensitas Liverpool. Fowler ikut menegaskan hal itu ketika berkata, "Saya melihat Liverpool dikaitkan dengan Antoine Semenyo dari Bournemouth. Yakuba Minteh bermain sangat baik untuk Brighton, dan itu yang menarik dari Premier League."

Ia juga menambahkan bahwa bukan hal aneh jika pemain yang sedang on-fire langsung disorot klub besar. "Jika seorang pemain tampil bagus, wajar jika ia dikaitkan dengan klub lain. Liverpool tentu akan mencoba mendatangkan siapa pun yang mereka anggap cocok untuk posisi itu," lanjut Fowler.

Di luar dua nama tersebut, ada satu opsi lain yang jauh lebih kontroversial: Iliman Ndiaye dari Everton. Mengincar pemain dari klub rival jelas bukan hal yang mudah. Tapi Ndiaye masuk ke dalam daftar karena dinilai bisa menjaga kualitas serangan Liverpool ketika momen pergantian era nanti benar-benar terjadi. Meski begitu, prosesnya tentu tidak akan sederhana, apalagi mengingat rivalitas panjang kedua klub.

Fowler mengingatkan bahwa proses negosiasi akan penuh tantangan. "Bournemouth tidak ingin Semenyo pergi, dan Everton juga tidak ingin melepaskan Ndiaye. Salah tidak akan bertahan selamanya, meski baru meneken kontrak baru," kata Fowler. Ia menutup pendapatnya dengan menegaskan bahwa jika ada pemain yang benar-benar cocok menjadi penerus, Liverpool pasti akan mengupayakannya. "Tapi siapa pun yang dianggap bisa menggantikan Salah, Liverpool pasti akan mencoba untuk mendatangkannya," tutup Fowler.

Dengan kondisi seperti ini, Gen, tampaknya Liverpool sudah mulai memetakan masa depan serangan mereka. Tinggal menunggu apakah Januari nanti akan jadi langkah awal transisi era baru di Anfield.