Indonesia Siap Tempur Hadapi Belanda, Souto Sebut Pertandingan Bakal Lebih Sulit di Four Nations Cup 2025
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, setelah pesta gol 7-1 atas Tanzania di laga perdana, timnas futsal Indonesia nggak bisa lama-lama terlena. Pasalnya, lawan selanjutnya adalah Belanda, tim yang punya sejarah panjang di dunia futsal. Pertemuan ini akan berlangsung di AQUA Futsal Four Nations Cup 2025, Sabtu (20/9) pukul 18.30 WIB di GBK Basketball Hall, Jakarta. Meski Belanda kalah tipis 2-3 dari Latvia pada laga pertama, pelatih Hector Souto meyakini duel ini bakal jauh lebih sulit ketimbang sebelumnya.
Dalam konferensi pers usai laga kontra Tanzania, Souto menegaskan bahwa Belanda belum menunjukkan permainan terbaiknya. Menurutnya, mereka masih butuh waktu buat beradaptasi dengan lapangan. "Saya pikir hari ini mereka tidak tampil terbaik karena mereka beradaptasi dengan lapangan selama pertandingan. Saya pikir mereka akan bermain jauh lebih baik," ungkap Souto.
Bukan tanpa alasan Souto bicara seperti itu, Gen. Belanda udah lima kali tampil di Piala Dunia Futsal. Bahkan di edisi terakhir 2024, mereka sempat tembus babak 16 besar. Artinya, secara pengalaman internasional, lawan kali ini jelas berada di level berbeda dibanding Tanzania.
Souto juga menyebut Belanda punya keunggulan fisik yang menonjol dan sistem permainan yang rapi. "Dan, tentu saja, saya pikir mereka secara fisik lebih kuat daripada kami karena itu jelas. Dan mereka bermain sepak bola yang sangat bagus dengan sistem pivot yang jelas. Mereka memiliki dua pivot besar yang terlalu sering mereka gunakan. Dan pemain-pemain bagus dalam situasi satu lawan satu," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, juga menegaskan bahwa tim Garuda jangan sampai meremehkan lawan. "Jadi kita juga tidak mau nganggap remeh. Dan saya yakin dari para pemain, dari tim juga mempersiapkan yang terbaik untuk tim lawan Belanda," kata Michael.
Dengan modal kemenangan telak di laga pertama, moral pemain Indonesia jelas sedang tinggi. Tapi di sisi lain, Belanda pasti termotivasi untuk bangkit setelah kalah dari Latvia. Jadi, duel Sabtu malam nanti bakal jadi ujian sesungguhnya buat Garuda. Apakah Indonesia bisa melanjutkan tren positif atau justru tersandung lawan yang lebih berpengalaman?