Dilema Posisi Ketum PSSI, Pimpinan Komisi X DPR Menilai Erick Thohir Nggak Perlu Mundur dari Jabatannya
JAKARTA, Genvoice.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani, menyatakan bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, tidak harus mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PSSI meskipun kini memegang jabatan ganda. Pendapat ini disampaikan menanggapi polemik publik terkait potensi konflik kepentingan dan regulasi terkait jabatan rangkap.
Menurut Lalu, hingga saat ini tidak ada regulasi baik dari PSSI maupun FIFA yang mewajibkan seseorang yang menjadi Menpora untuk mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Karena itu, ia menyebut bahwa jabatan rangkap tersebut secara hukum tidak bermasalah.
"Saat ini tidak ada statuta baik dari PSSI maupun FIFA yang menyatakan harus mundur. Jadi saya sepakat tidak mundur dan justru kita berikan kesempatan kepada Menpora Erick untuk menuntaskan misinya membawa Timnas senior masuk piala dunia 2026," ujarnya seperti yang dikutip dari Detik, Jumat (19/8).
Lalu juga menekankan bahwa jabatan ganda bisa tetap berjalan selama Erick fokus terhadap tugasnya, baik di ranah PSSI maupun dalam kepemimpinan sebagai Menpora. Akan tetapi, Wakil Ketua Komisi X itu meminta agar Erick tidak mengabaikan cabang olahraga (cabor) selain sepak bola, dan tetap memprioritaskan semua cabor yang memiliki potensi prestasi.
Selain Komisi X, sejumlah pengamat juga menyebut bahwa statuta FIFA dan PSSI tidak mengandung ketentuan yang melarang rangkap jabatan sebagai Ketua Umum PSSI dan menteri.
Pakar pemerintahan, Achmad Baidowi, mengingatkan bahwa UU Keolahragaan (UU No. 11/2022) dalam Pasal 23 menegaskan bahwa pemerintah pusat, termasuk Menpora bertugas melakukan pembinaan, pengembangan, dan evaluasi olahraga. Namun, menurutnya tugas tersebut harus dilaksanakan secara proporsional dan inklusif terhadap semua cabang olahraga, tanpa membeda-bedakan.
Meski didukung oleh Komisi X DPR dan sebagian ahli, jabatan rangkap Erick tetap menimbulkan beberapa kekhawatiran. Salah satu isu klasik adalah konflik kepentingan. Ada yang mempertanyakan apakah kepentingan pengelolaan sepak bola bisa dipengaruhi atau tumpang tindih dengan kebijakan pemerintah melalui Menpora.
Ada juga tekanan agar Erick bersikap responsif terhadap regulasi dari lembaga internasional seperti FIFA jika suatu saat muncul regulasi yang mewajibkan mundur. Erick sendiri pernah menyampaikan bahwa jika FIFA meminta, ia akan mundur dari posisi Ketum PSSI.