Vin Diesel Ungkap Alasan "Fast Forever" Butuh Waktu Lama, Syuting Dimulai Desember

Genvoice.id | 19 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Vin Diesel akhirnya mengungkap alasan "Fast Forever", film terakhir franchise "Fast & Furious", membutuhkan waktu cukup panjang sebelum memasuki tahap produksi. Aktor yang juga menjadi salah satu produser utama waralaba tersebut mengatakan proses pengembangan film dilakukan selama bertahun-tahun demi memastikan penutup cerita layak menjadi akhir perjalanan keluarga "Fast".

Kabar terbaru itu disampaikan Diesel ketika menghadiri pemutaran khusus "The Fast and the Furious" untuk merayakan ulang tahun ke-25 film pertama di Los Angeles, Amerika Serikat.

Dalam acara tersebut, Diesel mengonfirmasi bahwa produksi "Fast Forever" akan dimulai pada Desember 2026. Film ini dijadwalkan menjadi instalmen ke-11 sekaligus penutup utama franchise yang dimulai pada 2001.

Pengumuman tersebut menjadi perkembangan penting setelah perjalanan menuju film terakhir berlangsung cukup panjang. "Fast Forever" sebelumnya direncanakan sebagai bagian kedua dari cerita dua film yang dimulai melalui "Fast X" pada 2023.

Namun, proyek tersebut membutuhkan waktu lebih lama untuk berkembang hingga akhirnya mendapatkan tanggal rilis. "Fast Forever" kini dijadwalkan tayang pada 17 Maret 2028.

Dikembangkan Selama Empat Tahun

Diesel mengatakan proses pengerjaan film terakhir tidak dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, tim telah melewati empat penulis dan sekitar empat tahun pengembangan untuk mendapatkan cerita yang dianggap pantas menjadi penutup franchise.

Setelah membaca naskah terbaru karya Mike Lesslie, penulis "The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes", Diesel mengaku sangat emosional.

"Saya membaca naskahnya, dan di tengah-tengahnya, satu air mata," ujar Diesel saat berbicara kepada penggemar.

Ia kemudian menyelesaikan naskah tersebut dan kembali menangis karena merasa tim telah bekerja keras untuk menghasilkan cerita terbaik bagi penonton.

Diesel sebelumnya juga menyebut naskah terbaru tersebut sebagai naskah terbaik yang pernah dibacanya dalam beberapa dekade. Ia bahkan mengaku masih menangis setelah menyelesaikan pembacaannya.

Bagi Diesel, tekanan untuk menghadirkan film terakhir menjadi salah satu alasan utama proses pengerjaan dilakukan dengan sangat hati-hati.

"Ada beban tertentu ketika menghadirkan sebuah akhir," tulis Diesel melalui Instagram pada Maret 2026.

Ia mengatakan penutupan franchise membawa tanggung jawab kepada seluruh pihak yang telah terlibat sejak awal, termasuk para penonton yang terus mengikuti perjalanan "Fast & Furious".

Kembali ke Los Angeles

Salah satu bagian penting dari film terakhir adalah keputusan untuk membawa cerita kembali ke Los Angeles, kota tempat franchise tersebut bermula.

Menurut Diesel, kembali ke lokasi yang menjadi awal perjalanan "Fast & Furious" membuat proyek tersebut terasa semakin spesial. Ia bahkan menggambarkan kepulangan ke Los Angeles sebagai sebuah hadiah.

Film pertama "The Fast and the Furious" dirilis pada musim panas 2001 dan secara mengejutkan menjadi salah satu film sukses di box office. Franchise tersebut kemudian berkembang jauh melampaui cerita balap jalanan dan membawa para karakternya menghadapi berbagai misi berskala global.

Sepanjang perjalanannya, waralaba ini juga memperluas jajaran pemain dengan menghadirkan sejumlah bintang besar seperti Charlize Theron, Jason Statham, Jason Momoa, John Cena, dan Helen Mirren.

Mengenang Paul Walker

Dalam acara pemutaran film pertama untuk memperingati 25 tahun franchise, Diesel juga mengenang mendiang Paul Walker yang memerankan Brian O'Conner.

Diesel mengatakan dirinya duduk di tempat yang sama dengan Walker ketika film pertama kali ditayangkan 25 tahun lalu. Ia menyebut persahabatannya dengan Walker sebagai salah satu hadiah terbesar dalam hidupnya.

Walker meninggal dunia pada 2013 setelah mengalami kecelakaan mobil. Meski demikian, karakter Brian tetap menjadi bagian penting dari perjalanan franchise.

Diesel sebelumnya juga sempat memberikan petunjuk mengenai kemungkinan kembalinya karakter Brian dalam film terakhir. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai bagaimana karakter tersebut akan dihadirkan dalam "Fast Forever".

Dalam acara tersebut, Diesel turut ditemani Jordana Brewster dan Michelle Rodriguez, sementara sejumlah pemeran film pertama seperti Chad Lindberg dan Noel Gugliemi juga hadir.

Dengan produksi yang akan dimulai pada Desember 2026, perjalanan menuju akhir "Fast & Furious" akhirnya memasuki tahap baru. "Fast Forever" dijadwalkan tayang pada 17 Maret 2028 dan akan menjadi penutup perjalanan panjang franchise yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.