Prediksi Juara Liga Inggris Menurut Supercomputer: Man United Masuk 5 Besar
JAKARTA, GENVOICE.ID - Arsenal menjadi favorit utama untuk kembali menjuarai Premier League 2026/27 berdasarkan proyeksi supercomputer Opta. Manchester City berada di posisi kedua, sementara Manchester United masuk dalam lima besar kandidat juara.
Proyeksi tersebut dibuat berdasarkan 10.000 simulasi yang dijalankan Opta pada 13 Agustus 2026, sebelum musim baru Premier League dimulai. Hasil simulasi menunjukkan Arsenal memiliki peluang 38 persen untuk mempertahankan gelar yang mereka raih pada musim sebelumnya.
Manchester City menjadi pesaing terdekat dengan peluang juara sebesar 20,5 persen. Liverpool menyusul di posisi ketiga dengan 9,2 persen, sedangkan Manchester United menempati peringkat keempat dengan peluang 6,2 persen.
Aston Villa berada di urutan kelima dengan 4,8 persen, diikuti Chelsea sebesar 4,1 persen dan Tottenham Hotspur dengan 2,9 persen.
Dengan demikian, Manchester United menjadi salah satu dari empat tim di luar Arsenal, Manchester City, dan Liverpool yang memiliki peluang lebih dari 5 persen untuk mengangkat trofi Premier League musim ini.
Arsenal Jadi Favorit Utama
Arsenal memasuki musim 2026/27 dengan status sebagai juara bertahan. The Gunners berhasil mengakhiri penantian panjang untuk kembali memenangkan Premier League setelah terakhir kali meraih gelar pada musim 2003/04.
Dalam simulasi Opta, Arsenal menjadi juara dalam sekitar 3.800 dari 10.000 skenario yang dijalankan. Angka tersebut membuat peluang mereka hampir dua kali lebih besar dibandingkan Manchester City.
Mikel Arteta kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan gelar tersebut. Selain tekanan sebagai juara bertahan, Arsenal juga harus menghadapi persaingan dari sejumlah klub yang melakukan perubahan besar di kursi pelatih.
Manchester City, misalnya, memasuki era baru setelah Pep Guardiola meninggalkan posisi manajer. Enzo Maresca dipercaya menangani The Citizens. Liverpool juga menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih baru, sementara Chelsea memilih Xabi Alonso untuk memimpin tim.
Perubahan di sejumlah klub besar tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat persaingan Premier League 2026/27 menarik untuk dipantau.
Manchester United di Posisi Keempat
Manchester United mendapat proyeksi yang cukup positif dari supercomputer Opta. Setan Merah memiliki peluang 6,2 persen untuk menjadi juara dan menempati posisi keempat dalam daftar kandidat.
Angka tersebut memang masih cukup jauh dari Arsenal dan Manchester City. Namun, Manchester United berada di atas Aston Villa, Chelsea, dan Tottenham dalam proyeksi tersebut.
Liverpool menjadi tim dengan peluang terbesar ketiga untuk merebut gelar dengan 9,2 persen. Artinya, persaingan di belakang dua favorit utama masih terbuka cukup lebar berdasarkan simulasi Opta.
Cara Supercomputer Opta Membuat Prediksi
Prediksi Opta tidak dibuat hanya berdasarkan perkiraan subjektif. Model yang digunakan menghitung kemungkinan hasil setiap pertandingan dengan memanfaatkan Opta Power Rankings dan odds pasar.
Data tersebut mempertimbangkan performa historis maupun performa terkini masing-masing tim. Model kemudian memperhitungkan kekuatan lawan sebelum menjalankan simulasi pertandingan secara berulang.
Dari ribuan simulasi tersebut, Opta menghitung seberapa sering setiap klub finis di posisi tertentu. Metode ini kemudian menghasilkan probabilitas untuk menjadi juara, finis di posisi tertentu, hingga terdegradasi. Opta memang menggunakan pendekatan simulasi ribuan kali untuk menghasilkan proyeksi posisi akhir liga.
Karena itu, peluang 38 persen yang dimiliki Arsenal tidak berarti The Gunners dipastikan menjadi juara. Angka tersebut menunjukkan bahwa Arsenal menjadi tim yang paling sering keluar sebagai pemenang dalam simulasi yang dilakukan.
Daftar Favorit Juara Premier League 2026/27
Berdasarkan proyeksi supercomputer Opta, Arsenal berada di urutan teratas dengan peluang juara 38 persen. Manchester City mengikuti dengan 20,5 persen, kemudian Liverpool 9,2 persen.
Manchester United berada di posisi keempat dengan 6,2 persen, disusul Aston Villa 4,8 persen, Chelsea 4,1 persen, dan Tottenham Hotspur 2,9 persen.
Proyeksi tersebut menjadi gambaran awal persaingan perebutan gelar Premier League 2026/27. Hasil sebenarnya tentu masih akan ditentukan oleh performa masing-masing tim sepanjang 38 pertandingan musim ini.