Jannik Sinner Bikin Kecewa Fans, Mundur di Final Cincinnati Open 2025 Lawan Carlos Alcaraz!

Genvoice.id | 19 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, drama besar terjadi di final Cincinnati Open 2025. Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, bikin publik kaget sekaligus kecewa setelah memutuskan mundur saat melawan rival utamanya, Carlos Alcaraz. Pertandingan baru berjalan lima gim, tapi Sinner terlihat tidak dalam kondisi terbaik dan akhirnya menyerah sebelum set pertama selesai.

Kejadian ini jelas bikin atmosfer final antiklimaks. Padahal banyak yang berharap duel ini jadi pertarungan sengit antara dua bintang muda yang lagi panas-panasnya bersaing di papan atas tenis dunia. Tapi kondisi Sinner memang sudah terlihat janggal sejak awal.

Dalam upacara penyerahan trofi, Sinner dengan nada penuh penyesalan menyampaikan permintaan maaf. "Saya sangat, sangat menyesal mengecewakan kalian tetapi sejak kemarin saya merasa tidak enak badan," kata Sinner. Ia menambahkan, "Saya pikir saya akan membaik malam itu, tetapi ternyata saya malah lebih buruk. Saya mencoba untuk keluar, mencoba untuk setidaknya menjalani pertandingan kecil, tetapi saya tidak bisa menahannya lebih lama, jadi saya sangat menyesal."

Petenis asal Italia yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke-24 itu sebelumnya tampil perkasa sejak babak awal. Bahkan, ia belum kehilangan satu set pun sampai final. Sayangnya, kondisi fisiknya drop sehari sebelum laga puncak. Akibatnya, bukan hanya gelar yang melayang, tapi juga streak 26 kemenangan beruntun di lapangan keras harus terhenti.

Situasi ini bikin posisi Sinner di ranking dunia jadi rawan. Dengan hasil di Cincinnati, Alcaraz kini unggul tipis 50 poin dalam ATP Live Rankings jelang US Open 2025. Artinya, kalau keduanya sama-sama melaju di Flushing Meadows, Sinner wajib melangkah lebih jauh dari Alcaraz untuk mempertahankan statusnya sebagai petenis nomor satu dunia.

Meski gagal mempertahankan gelar, Sinner tetap berusaha mengambil sisi positif. "Ya, saya merasa ini minggu yang sangat positif. Maksud saya, mencapai final di ajang Masters, selalu merupakan pencapaian yang luar biasa," ucapnya. Ia menegaskan bakal menggunakan waktu beberapa hari ke depan untuk pemulihan sebelum fokus ke US Open, turnamen yang ia sebut sebagai salah satu titik penting dalam kariernya.

Bagi fans tenis, kegagalan Sinner di Cincinnati bisa jadi hanya sebuah setback kecil. Tapi persaingan panasnya dengan Alcaraz jelas masih jauh dari selesai. Justru, mundurnya Sinner di final kali ini bikin babak baru rivalitas mereka makin ditunggu di Grand Slam berikutnya.