10 Kota dengan Jumlah Orang Kaya Terbanyak di Dunia: AS Mendominasi, Adakah Jakarta di Dalamnya?
JAKARTA, GENVOICE.ID -Kota-kota metropolitan di berbagai belahan dunia tidak hanya berfungsi sebagai pusat perputaran roda bisnis, kebudayaan, dan inovasi teknologi, melainkan juga menjadi magnet utama bagi para individu beraset super tinggi (ultra-rich).
Beberapa faktor krusial seperti ketersediaan infrastruktur kelas wahid, stabilitas ekonomi yang mapan, kemudahan akses terhadap pasar modal, hingga ekosistem digital yang suportif sukses menyulap kota-kota ini menjadi destinasi hunian terfavorit bagi para kaum jetset.
Pemetaan wilayah konsentrasi kekayaan global ini tentu membuka perspektif segar bagi para investor mengenai arah pergerakan modal dan peluang bisnis lintas negara.
Merujuk pada data resmi dari World's Wealthiest Cities Report 2025 yang dirilis oleh Henley & Partners bersama New World Wealth, peta kekayaan global saat ini masih didominasi kuat oleh Amerika Serikat yang sukses menempatkan empat kotanya di jajaran sepuluh besar.
Di sisi lain, kawasan Asia juga terus menunjukkan tajinya dengan memperkuat posisi sebagai poros baru pertumbuhan kekayaan dunia. Laporan tersebut menghitung secara rinci populasi jutawan (memiliki aset investasi di atas USD1 juta) serta miliarder (aset investasi di atas USD1 miliar) yang menetap di tiap kota.
Daftar 10 Besar Kota dengan Konsentrasi Orang Kaya Tertinggi di Dunia
Berikut adalah rincian sepuluh kota di dunia yang menjadi basis berkumpulnya para individu dengan kepemilikan aset finansial fantastis:
1. New York (Amerika Serikat)
Populasi: 384.500 Jutawan | 66 Miliarder
Kota ini kokoh bertengger di peringkat pertama sebagai rumah bagi jutawan terbanyak di bumi. Status ini dinilai sangat wajar mengingat posisi New York sebagai episentrum keuangan global yang disokong oleh aktivitas pasar modal Wall Street.
2. Bay Area / San Francisco & Silicon Valley (Amerika Serikat)
Populasi: 342.400 Jutawan | 82 Miliarder
Kawasan ini merupakan jantung ekosistem teknologi dunia tempat bernaungnya korporasi raksasa seperti Apple, Google, Nvidia, hingga Meta. Menariknya, walau secara total jutawan kalah dari New York, Bay Area memegang rekor sebagai wilayah dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia (82 orang).
3. Tokyo (Jepang)
Populasi: 292.300 Jutawan | 18 Miliarder
Didorong oleh momentum pemulihan pasar saham domestik serta kokohnya sektor manufaktur dan inovasi teknologi, Tokyo sukses mempertahankan posisinya sebagai kota terkaya nomor tiga di dunia.
4. Singapura
Populasi: 242.400 Jutawan | 30 Miliarder
Berkat jaminan stabilitas politik, penerapan sistem perpajakan yang sangat kompetitif, serta reputasinya sebagai hub finansial Asia, Singapura berhasil menjadi tujuan utama migrasi kekayaan global (wealth migration).
5. Los Angeles (Amerika Serikat)
Populasi: 220.600 Jutawan | 45 Miliarder
Tidak hanya bertumpu pada gemerlap industri hiburan Hollywood, Los Angeles memiliki fondasi kekayaan besar yang disokong oleh ekspansi masif sektor teknologi, real estate, dan manajemen investasi.
6. London (Inggris)
Populasi: 215.700 Jutawan | 33 Miliarder
Kendati masih memegang reputasi sebagai salah satu pusat keuangan internasional terpandang, London menjadi satu-satunya kota papan atas yang mencatatkan tren penurunan jumlah jutawan yang cukup konsisten dalam sepuluh tahun terakhir.
7. Paris (Prancis)
Populasi: 160.100 Jutawan | 22 Miliarder
Paris sukses mengamankan posisinya sebagai poros bisnis dan investasi utama di Eropa daratan. Kekayaan kota mode ini didorong kuat oleh dominasi berbagai jenama mewah (luxury brand), sektor perhotelan (hospitality), dan industri kreatif berkelas internasional.
8. Hong Kong
Populasi: 154.900 Jutawan | 40 Miliarder
Bertindak sebagai gerbang investasi utama menuju pasar Tiongkok, Hong Kong mempertahankan posisinya sebagai salah satu jangkar keuangan terpenting di Asia dengan dukungan ekosistem pengelolaan kekayaan (wealth management) yang sangat matang.
9. Sydney (Australia)
Populasi: 152.900 Jutawan | 22 Miliarder
Dinobatkan sebagai motor penggerak ekonomi terbesar di kawasan Australia, laju pertumbuhan kekayaan di Sydney sebagian besar didorong oleh performa sektor properti yang agresif serta jasa keuangan.
10. Chicago (Amerika Serikat)
Populasi: 127.100 Jutawan | 25 Miliarder
Chicago melengkapi daftar sepuluh besar berkat diversifikasi ekonominya yang kuat di bidang industri keuangan, perdagangan komoditas global, manufaktur, serta sektor layanan profesional.
Kepemilikan aset yang berpusat di kota-kota besar seperti New York, Bay Area, hingga Singapura menegaskan bahwa stabilitas regulasi, pasar modal yang sehat, dan ekosistem inovasi tetap menjadi kunci utama dalam menarik minat para pemilik modal global.
Bagi para pelaku bisnis global, kota-kota terkaya di dunia ini bukan sekadar destinasi tempat tinggal mewah, melainkan sebuah inkubator strategis untuk melahirkan korporasi multinasional baru serta memperluas jaringan kemitraan eksklusif.