Heboh Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, 3 Orang Tewas Gegara Makan Gratis
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, seharusnya hari bahagia berubah jadi momen duka. Pesta pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yaitu Maula Akbar dengan Putri Karlina, Wakil Bupati Garut, berubah jadi tragedi. Acara yang seharusnya penuh suka cita itu justru merenggut nyawa tiga orang dan bikin 23 lainnya pingsan.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Alun-alun Garut, Jumat 18 Juli 2025. Masyarakat yang hadir sebenarnya diundang untuk ikut syukuran. Ada makanan gratis yang disediakan, dan sejak pagi warga udah padat memenuhi lokasi, padahal acara dimulai setelah salat Jumat.
Tapi situasi mulai kacau saat massa memadati area pendopo dan berebut masuk lewat gerbang utama. Desak-desakan pun nggak bisa dihindari, hingga akhirnya timbul kericuhan fatal. Tiga korban jiwa pun dilaporkan.
Yang pertama adalah Vania Aprilia, warga Garut. Lalu ada Dewi Jubaedah, seorang perempuan lansia asal Jakarta Utara. Dan yang bikin makin sedih, seorang polisi bernama Bripka Cecep Saeful Bahri juga gugur setelah bantu evakuasi warga yang pingsan. Dia sempat duduk istirahat, tapi malah pingsan dan meninggal di tempat.
Bukan cuma itu, Gen, sebanyak 23 orang lainnya juga tumbang dan harus dilarikan ke rumah sakit karena desak-desakan yang brutal. Tim medis dari Dinas Kesehatan Garut langsung bertindak cepat untuk kasih pertolongan.
Kepolisian sekarang lagi mendalami kejadian ini. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, bilang mereka bakal menyelidiki apakah ada unsur kelalaian dari penyelenggara.
Di sisi lain, Dedi Mulyadi buka suara. Lewat Instagram pribadinya, dia menyampaikan permintaan maaf dan duka mendalam. Sebagai bentuk tanggung jawab, ia janji kasih santunan Rp150 juta untuk tiap keluarga korban. Nggak cuma itu, Dedi juga siap biayai pendidikan anak-anak korban sampai kuliah.
"Saya bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarga," katanya.
Tragedi ini jadi pengingat bahwa antusiasme masyarakat harus dibarengi dengan pengelolaan acara yang benar-benar aman, Gen. Semoga kejadian ini nggak terulang lagi ya.