Argentina vs Austria, Scaloni dibuat pusing pilih Lautaro Martinez atau Julian Alvarez?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kemenangan telak 3-0 atas Aljazair memang menjadi awal yang sempurna bagi Argentina di Piala Dunia 2026. Namun, hasil positif itu justru menghadirkan pekerjaan rumah baru bagi pelatih Lionel Scaloni. Bukan karena performa tim menurun, melainkan karena persaingan di lini depan semakin ketat.
Jelang menghadapi Austria pada laga kedua Grup J, perhatian publik Argentina kini tertuju pada satu pertanyaan besar. Siapa yang akan dipercaya mengisi posisi ujung tombak sejak menit pertama, Lautaro Martinez atau Julian Alvarez?
Kedua penyerang itu sama-sama memiliki kualitas yang sulit dipisahkan. Lautaro mendapat kesempatan tampil sebagai starter saat melawan Aljazair, sedangkan Alvarez masuk pada babak kedua dan kembali menunjukkan kualitas yang membuat banyak orang yakin dirinya layak mendapat tempat di tim utama.
Situasi ini mengingatkan kembali pada perjalanan Argentina saat menjadi juara dunia pada 2022. Kala itu Lautaro lebih dulu menjadi pilihan utama, tetapi perlahan posisinya digeser Alvarez yang kemudian menjadi sosok penting hingga Albiceleste mengangkat trofi.
Scaloni belum menentukan pilihan
Usai pertandingan pertama, para pemain inti Argentina kembali menjalani latihan penuh di lapangan setelah sebelumnya hanya menjalani pemulihan kondisi fisik di gym. Fokus tim kini sepenuhnya diarahkan untuk menghadapi Austria.
Sebelum laga kontra Aljazair, Scaloni sempat menjelaskan bahwa Alvarez sudah pulih dari cedera pergelangan kaki yang sempat mengganggunya. Kondisi tersebut membuat striker Atletico Madrid itu kini siap bersaing memperebutkan posisi inti.
Meski begitu, Scaloni juga memberikan apresiasi kepada Lautaro Martinez yang dinilai tetap memberikan kontribusi penting saat dipercaya memimpin lini serang Argentina.
Menurutnya, menentukan siapa yang bermain bukan hanya soal kualitas individu, tetapi juga kebutuhan tim secara keseluruhan.
"Pelatih terus-menerus membuat keputusan - siapa yang bermain, siapa yang tidak, siapa yang masuk, dan siapa yang keluar," ujarnya kepada wartawan usai pertandingan.
"Semua orang tentu ingin bermain, tetapi membangun sebuah tim membutuhkan 11 pemain, dan Anda harus mencari cara agar tim dapat berfungsi secara ideal."
Julian Alvarez mulai lebih difavoritkan
Seiring semakin dekatnya pertandingan melawan Austria, sejumlah media Argentina mulai memprediksi bahwa Alvarez memiliki peluang lebih besar untuk menjadi starter.
Banyak pengamat menilai gaya bermain Alvarez lebih cocok menghadapi lawan berikutnya. Selain mampu mencetak gol, ia juga aktif membantu permainan tim, terutama ketika melakukan pressing kepada lawan.
Mantan kiper Boca Juniors, Carlos Navarro Montoya, menyebut situasi yang dihadapi Scaloni sebagai keuntungan besar karena memiliki dua penyerang berkualitas dalam satu skuad.
"Ini adalah dilema yang menyenangkan dan persaingan yang sehat," kata Montoya kepada Reuters.
Ia kemudian menjelaskan perbedaan karakter kedua pemain tersebut.
"Martinez adalah penyelesai akhir yang brilian, lebih berperan sebagai penyerang murni di dalam kotak penalti. Sementara Julian menawarkan kemampuan mencetak gol dan kehadiran di area penalti, tetapi juga berkontribusi di luar kotak penalti sehingga lebih terlibat dalam permainan. Ia mungkin memiliki intensitas fisik yang lebih tinggi saat melakukan tekanan," ujar Montoya.
Bukan hanya lini depan yang belum pasti
Selain posisi penyerang, Scaloni juga masih memiliki beberapa tanda tanya di sektor pertahanan.
Di posisi bek kanan, Gonzalo Montiel tampil sejak menit awal saat menghadapi Aljazair. Namun pada babak kedua, Nahuel Molina yang selama ini lebih sering menjadi pilihan utama masuk menggantikannya.
Sementara itu, kondisi Nicolas Tagliafico juga masih terus dipantau setelah mengalami cedera betis. Pada laga pertama, posisinya digantikan oleh Facundo Medina.
Kabar baiknya, Federasi Sepak Bola Argentina mengungkapkan bahwa Tagliafico sudah kembali berlatih bersama tim. Meski demikian, keputusan apakah ia siap dimainkan atau tidak kemungkinan baru akan diambil mendekati pertandingan melawan Austria.
Dengan banyaknya pilihan berkualitas di berbagai posisi, Scaloni memang memiliki kemewahan dalam menyusun susunan pemain. Namun di sisi lain, menentukan siapa yang layak menjadi starter juga menjadi tantangan tersendiri menjelang laga penting melawan Austria.