Dihujat Gegara Masa Lalu Mulan Jameela, Shafeea Ahmad Balas Pakai Ayat Al-Qur’an! Warganet Auto Diam?

Genvoice.id | 19 Jun 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, jagat maya lagi ramai ngomongin nama Shafeea Ahmad-anak dari pasangan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela. Harusnya sih suasananya lagi bahagia karena kakaknya, Al Ghazali, baru aja melangsungkan pernikahan dengan Alyssa Daguise. Tapi, momen spesial itu malah dibarengi dengan komentar jahat yang dilayangkan ke Shafeea di media sosial.

Masih 14 tahun, tapi gadis ini udah harus menanggung beban komentar pedas yang nggak ada hubungannya sama dirinya. Netizen kembali menyeret masa lalu ibunya, Mulan Jameela, yang sempat dituduh jadi orang ketiga di rumah tangga Ahmad Dhani dan Maia Estianty. Hasilnya? Kolom komentar di akun Instagram Shafeea pun dibanjiri hujatan yang nggak main-main.


Hujatan yang Keterlaluan, Bahkan Nyakitin Anak di Bawah Umur

Banyak netizen yang nyasar ke Instagram Shafeea, melontarkan komentar-komentar kejam yang jelas udah kelewat batas. Beberapa menyebutnya dengan kalimat kasar seperti:

"Anak hasil persundalan,"
"Anak hasil Gundik,"
"Gak kebayang sampe si Mulan jadi nenek² dan punya cucu kesalahannya bakal terus diingat dan dibahas netizen."

Komentar kayak gini jelas nyakitin, apalagi buat anak seusia Shafeea yang bahkan nggak ikut campur dalam kisah masa lalu orang tuanya. Tapi, yang bikin salut, Gen-Shafeea bukannya marah atau membalas dengan emosi. Dia justru memilih cara yang bikin publik terdiam.


Jawaban Shafeea Bikin Kaget: Kutip Surah Al-Hujurat

Shafeea dengan tenang membalas hujatan itu lewat Instagram Story-nya. Bukan dengan klarifikasi atau pembelaan diri, tapi dengan mengutip Surah Al-Hujurat ayat 12-ayat yang menyinggung soal larangan berprasangka buruk dan menggunjing sesama.

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik…"

Ayat itu seolah jadi tamparan halus buat para netizen yang menyerangnya tanpa ampun. Di usia belia, Shafeea menunjukkan sikap yang lebih dewasa dari kebanyakan orang dewasa di kolom komentar.


Netizen Lain Justru Pasang Badan

Di tengah derasnya hujatan, nggak sedikit juga netizen yang akhirnya pasang badan buat membela Shafeea. Mereka menilai bahwa membawa-bawa masa lalu orang tua ke anaknya itu tindakan nggak fair sama sekali.

Beberapa dari mereka nulis komentar seperti:

"Anak umur baru belasan tahun udah kalian hujat, jahat bener."
"Sudahlah netijen. Jangan nyerang anak ini. Anaknya bersih."
"Kasihan sekali nie anak. Gara-gara mamaknya Mulan ngerebut Dhani dari Maia jadi kena sanksi sosial. Yang sabar ya, Shafeea…"

Reaksi ini menunjukkan kalau masih banyak orang yang sadar bahwa menyerang anak kecil karena masa lalu orang tuanya bukanlah hal yang bisa dibenarkan.


Gen, dari kasus Shafeea ini kita bisa belajar satu hal penting: dunia digital memang kejam, tapi kita punya pilihan untuk meresponsnya dengan kepala dingin. Di tengah hujatan yang menyakitkan, Shafeea justru kasih pelajaran soal bagaimana bersikap tenang dan tetap berpegangan pada nilai-nilai agama.

Apakah langkah Shafeea bisa meredam hujatan? Nggak ada yang tahu pasti. Tapi satu yang jelas: publik mulai membuka mata bahwa menyerang anak karena urusan orang tuanya adalah tindakan kejam dan nggak manusiawi.

Buat kamu yang aktif di media sosial, yuk belajar lebih bijak sebelum komentar. Karena yang kamu ketik bisa berdampak besar-apalagi kalau ditujukan ke orang yang bahkan nggak salah apa-apa.