Teror "Pocong Bawa Sajam" di Tangerang Bikin Resah, Diduga Modus Begal

Genvoice.id | 19 May 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Warga Tangerang kembali dibuat resah dengan viralnya isu "pocong jadi-jadian" yang disebut tidak hanya menakut-nakuti, tetapi juga diduga membawa senjata tajam dan menjadi modus aksi kejahatan.

Informasi ini menyebar luas melalui video, foto, hingga pesan berantai di media sosial. Dalam sejumlah unggahan, terlihat sosok berpakaian putih menyerupai pocong berdiri di jalanan atau kawasan sepi pada malam hari, memicu kepanikan warga.

Yang membuat situasi semakin mengkhawatirkan, muncul narasi bahwa sosok tersebut bukan sekadar konten horor atau hal mistis. Warganet menduga "pocong" itu merupakan pelaku kriminal yang menyamar untuk menakuti korban sebelum melancarkan aksi begal atau perampokan.

Modus yang beredar menyebut pelaku sengaja menciptakan rasa takut agar korban panik, lengah, atau bahkan membuka akses seperti pintu rumah. Setelah itu, pelaku diduga akan melakukan tindakan kriminal.

Kepolisian pun merespons cepat viralnya isu ini. Kapolresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, namun tidak panik dalam menyikapi informasi yang beredar.

Polisi juga mengingatkan bahwa ketakutan yang berlebihan justru bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.

Sebagai langkah antisipasi, aparat meningkatkan patroli malam di sejumlah wilayah yang disebut terdampak. Selain itu, warga juga didorong untuk kembali mengaktifkan ronda atau siskamling guna menjaga keamanan lingkungan.

Di sisi lain, sebagian konten yang beredar juga diduga merupakan hasil rekayasa atau manipulasi digital, termasuk kemungkinan penggunaan teknologi AI. Hal ini membuat masyarakat diminta lebih kritis dalam menyaring informasi sebelum mempercayainya.

Hingga saat ini, belum ada bukti pasti terkait keberadaan sosok tersebut. Namun, aparat menegaskan bahwa potensi modus kejahatan dengan memanfaatkan ketakutan masyarakat harus tetap diwaspadai.