Garnacho Jadi Sorotan Usai Laga Man United vs Chelsea, Dinilai Belum Layak Jadi Starter
JAKARTA, GENVOICE.ID - Penampilan Alejandro Garnacho kembali menjadi bahan perbincangan usai laga antara Chelsea kontra Manchester United dalam lanjutan Premier League, Sabtu (18/4).
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-1 untuk Chelsea di Stamford Bridge, Garnacho mendapat sorotan tajam dari mantan kiper Liga Inggris, Paul Robinson. Ia menilai winger berusia 21 tahun itu belum cukup layak untuk menjadi starter reguler di timnya saat ini.
Garnacho, yang baru didatangkan dari Manchester United dengan nilai transfer sekitar £40 juta pada musim panas lalu, belum menunjukkan performa konsisten. Sepanjang musim ini, ia baru mencetak satu gol di Premier League.
Pada laga tersebut, Garnacho masuk lebih cepat dari rencana setelah Estevao mengalami cedera hamstring di babak pertama. Namun, kesempatan itu gagal dimanfaatkan secara maksimal. Ia kesulitan menembus pertahanan United, khususnya saat berhadapan dengan Diogo Dalot di sisi sayap.
Sementara itu, Manchester United mampu mengamankan kemenangan lewat gol Matheus Cunha jelang turun minum. Gol tersebut cukup untuk membawa pulang tiga poin penting.
Robinson menilai permainan Garnacho terlalu mudah dibaca oleh lawan. Ia menyebut pemain muda tersebut cenderung mengulang pola serangan yang sama tanpa variasi, sehingga memudahkan bek untuk mengantisipasi pergerakannya.
Menurutnya, Garnacho terlalu sering melakukan dribel langsung tanpa melihat opsi lain, serta kurang fleksibel dalam mengubah pendekatan saat strategi awal tidak berjalan efektif.
Meski demikian, Robinson juga menilai bahwa kekurangan tersebut masih bisa diperbaiki, asalkan Garnacho mau berkembang dan menerima arahan pelatih. Ia menekankan pentingnya adaptasi dalam permainan modern, terutama bagi pemain yang beroperasi di posisi sayap.
Kritik ini menambah tekanan bagi Garnacho yang tengah berusaha membuktikan diri di klub barunya. Dengan persaingan ketat di skuad Chelsea, peningkatan performa menjadi hal krusial jika ia ingin mengamankan tempat utama di tim.