"Sore: Istri dari Masa Depan" Kembali Melejit, Tembus Top 3 Netflix Indonesia
JAKARTA, GENVOICE.ID - Film romantis fantasi "Sore: Istri dari Masa Depan" kembali menunjukkan daya tariknya di platform Netflix Indonesia. Setelah sempat keluar dari daftar, film ini berhasil naik lagi dan kini menempati posisi tiga besar dalam chart terbaru.
Dibintangi Sheila Dara Aisha, film ini sebenarnya sudah dirilis sejak awal Januari 2026 dan langsung mencuri perhatian. Pada pekan debutnya, "Sore: Istri dari Masa Depan" sempat menduduki posisi puncak dan bertahan di Top 3 pada minggu berikutnya.
Namun, performanya sempat menurun hingga keluar dari Top 10 sepanjang Februari. Kebangkitan di pertengahan Maret ini menjadi bukti bahwa minat penonton terhadap film tersebut belum surut.
Secara cerita, film ini mengusung premis unik tentang perjalanan waktu dan cinta. Karakter Sore, yang diperankan Sheila Dara, datang dari masa depan untuk menemui suaminya, Jonathan, yang diperankan Dion Wiyoko.
Dalam alur cerita, Jonathan digambarkan masih hidup sendiri dan bekerja di Kroasia. Kehadiran Sore membawa misi penting, yakni mengubah takdir sang suami agar memiliki masa depan yang lebih panjang, terutama karena kondisi kesehatannya di masa depan yang memburuk.
Konflik mulai muncul ketika masa lalu, masa kini, dan masa depan saling bertabrakan. Setiap keputusan yang diambil keduanya ternyata memiliki konsekuensi besar yang tidak bisa dihindari.
Dalam chart periode 9-15 Maret 2026, film ini berada di posisi ketiga, di bawah film Hollywood "War Machine" yang kini memuncaki daftar, serta film Indonesia "Si Paling Aktor" di posisi kedua.
Menariknya, daftar Top 10 Netflix Indonesia minggu ini masih didominasi film lokal. Selain "Sore: Istri dari Masa Depan", beberapa judul lain seperti "Jangan Panggil Mama Kafir" dan "Air Mata di Ujung Sajadah 2" juga masih bertahan dalam daftar.
Kembalinya film ini ke jajaran teratas menunjukkan bahwa cerita dengan tema emosional dan konsep unik tetap memiliki tempat di hati penonton Indonesia, bahkan setelah sempat meredup dari peringkat populer.