Ternyata Tarawih Ada Batasnya! Ini Waktu Awal dan Akhir Salat Tarawih Ramadan 1447 H
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tarawih merupakan salah satu salat sunah yang hanya dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadan.
Karena pelaksanaannya terikat waktu, umat Muslim perlu memahami kapan batas awal dan batas akhir salat Tarawih agar ibadah dilakukan sesuai ketentuan.
Secara umum, Tarawih dilaksanakan setelah salat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu Subuh. Artinya, rentang waktunya dimulai usai Isya hingga menjelang fajar. Dalam praktiknya, Tarawih bisa dikerjakan segera setelah Isya atau ditunda di sepertiga malam, selama belum melewati batas waktu Subuh.
Keterangan dari Kementerian Agama RI dan BAZNAS menjelaskan bahwa Tarawih termasuk qiyamul lail di bulan Ramadan. Dalil yang sering dirujuk berasal dari hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim:
"Barangsiapa melaksanakan ibadah (Tarawih) di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
Dari sisi tata cara, Tarawih dikerjakan dua rakaat salam. Jumlah rakaatnya bervariasi, yang paling umum adalah delapan rakaat atau dua puluh rakaat, kemudian ditutup dengan salat Witir.
Contoh niat salat Tarawih dua rakaat sebagai makmum:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'mūman lillāhi ta'ālā.
Artinya:
Aku niat salat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.
Karena Tarawih dimulai setelah Isya, jadwal salat menjadi acuan penting. Berdasarkan imsakiyah Ramadan 1447 H di Jakarta, waktu Isya berada di kisaran pukul 19.15-19.28 WIB sepanjang Ramadan. Dengan demikian, Tarawih biasanya mulai sekitar waktu tersebut, tergantung kebijakan masjid.
Sementara batas akhirnya adalah sebelum Subuh. Di Jakarta, waktu imsak berada sekitar pukul 04.31-04.33 WIB, yang menandakan waktu sahur hampir berakhir dan Subuh segera tiba. Maka, Tarawih harus sudah selesai sebelum masuk waktu Subuh.
Bagi yang berada di luar Jakarta, jadwal imsakiyah dapat dicek melalui situs resmi atau media terpercaya dengan memilih kota domisili. Jadwal ini memuat waktu salat lengkap, termasuk Isya, imsak, dan Subuh, sehingga memudahkan penentuan waktu Tarawih secara tepat.