7 Fakta "The Art of Sarah", Drakor Thriller Netflix yang Bikin Geger dan Wajib Binge-Watch

Genvoice.id | 19 Feb 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pecinta drakor lagi-lagi dimanjakan dengan thriller psikologis terbaru berjudul "The Art of Sarah". Sejak tayang perdana pada 13 Februari di Netflix, serial ini langsung merangsek ke Top 10 di berbagai negara, termasuk Indonesia. Mengangkat tema identitas palsu dan obsesi status sosial, drama ini bukan sekadar misteri biasa.

Berikut fakta-fakta menarik yang bikin "The Art of Sarah" viral dan layak masuk watchlist akhir pekanmu.

1. Reuni Shin Hae Sun dan Lee Jun Hyuk setelah 9 tahun

Daya tarik utama serial ini adalah reuni Shin Hae Sun dan Lee Jun Hyuk. Keduanya terakhir tampil bersama di "Stranger" (2017). Jika dulu berada di sisi yang sama, kini mereka berhadapan dalam duel psikologis tersangka vs detektif.

2. Sarah Kim disebut "Anna Delvey" versi Korea

Karakter Sarah Kim kerap dibandingkan dengan Anna Delvey dari serial "Inventing Anna". Sarah membangun persona glamor sebagai petinggi brand mewah fiktif "Boudoir" demi menembus kalangan elit Seoul.

3. Misteri identitas yang bikin penasaran

Cerita dimulai dari penemuan mayat di Cheongdam-dong yang diidentifikasi sebagai Sarah Kim. Namun investigasi mengungkap fakta mengejutkan: Sarah tak punya identitas pasti. Ia memiliki banyak nama, usia, dan latar belakang yang berubah-ubah.

4. Sentuhan noir khas sutradara Kim Jin Min

Disutradarai Kim Jin Min, drama ini menghadirkan atmosfer gelap elegan. Buat penggemar "Extracurricular" dan "My Name", gaya visualnya terasa familiar, tapi lebih stylish dengan nuansa distrik mode Seoul.

5. Judul episode penuh petunjuk

Setiap judul episode bukan sekadar formalitas. Dari "Jane Doe" hingga "Boudoir", semuanya menyimpan clue tentang lapisan identitas Sarah. Penonton diajak mengurai kebohongan karakter utama sedikit demi sedikit.

6. Satire tajam soal flexing dan status sosial

Di balik ketegangannya, serial ini menyentil budaya flexing modern. "The Art of Sarah" memperlihatkan betapa mudahnya orang percaya pada ilusi kemewahan, selama dikemas dengan gaya hidup glamor dan label mahal.

7. Debut penulis yang langsung mencuri perhatian

Naskah ditulis pendatang baru Chu Song Yeon, tapi kualitasnya matang. Plot slow-burn yang konsisten menghadirkan twist membuat drama ini sulit ditinggalkan, apalagi dengan format 8 episode yang rilis sekaligus.

Dengan kombinasi misteri identitas, kritik sosial, dan atmosfer noir elegan, "The Art of Sarah" berhasil jadi salah satu drakor paling ramai dibicarakan awal 2026. Buat kamu yang suka thriller psikologis penuh teka-teki, serial ini jelas wajib masuk daftar tontonan selanjutnya.