CATL Jadi yang Pertama di Dunia Pakai Robot Humanoid AI di Produksi Baterai, Tenaga Kerja Manusia Mulai Tergeser
JAKARTA, GENVOICE.ID - Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL), mencatatkan tonggak baru dalam industri manufaktur dengan mengerahkan robot humanoid berbasis kecerdasan buatan di lini produksi baterai.
Implementasi skala besar pertama di dunia ini telah beroperasi di fasilitas Zhongzhou milik CATL, menandai babak baru penerapan AI dalam manufaktur cerdas.
Robot humanoid tersebut diberi nama Moz. CATL mengklaim Moz mampu menjalankan operasi kompleks yang sebelumnya hanya bisa dilakukan manusia, seperti menghubungkan konektor baterai tegangan tinggi dengan tingkat presisi tinggi. Kemampuan ini menjadi krusial dalam proses produksi paket baterai energi baru yang menuntut akurasi dan konsistensi.
Moz saat ini digunakan dalam tahap pengujian End of Line (EOL) dan Direct Current Resistance (DCR), yaitu pengujian fungsional akhir sebelum paket baterai dikirim ke pelanggan. Pada proses konvensional, pekerja manusia harus memasang steker uji yang membawa ratusan volt ke titik tertentu pada paket baterai, sebuah pekerjaan berisiko tinggi karena potensi percikan listrik serta perbedaan efisiensi antarindividu.
CATL menyebut kehadiran Moz mengubah kondisi tersebut secara signifikan. Dengan model end-to-end vision-language-action (VLA), robot ini memiliki kemampuan persepsi lingkungan dan generalisasi tugas yang kuat, sehingga mampu menangani pekerjaan kompleks secara aman dan stabil.
Dalam keterangannya, CATL menyebut Moz unggul dalam tiga aspek utama, yakni adaptasi presisi, pengoperasian fleksibel, serta efisiensi dan keandalan. Selain menjalankan tugas utama, Moz juga dapat mendeteksi status koneksi rangkaian kabel secara otomatis, melaporkan anomali sejak dini untuk menekan tingkat cacat produk, serta beralih ke mode inspeksi di sela-sela operasi.
Pada produksi berkelanjutan berbagai model baterai, Moz diklaim mampu meningkatkan beban kerja harian hingga tiga kali lipat dengan konsistensi dan stabilitas yang tetap terjaga.
Diketahui, Moz dikembangkan oleh Spirit AI, perusahaan robotika yang berada dalam ekosistem CATL. Robot ini ditenagai baterai buatan CATL sendiri, sekaligus menjadi contoh kolaborasi rantai pasok internal yang dinilai sukses. Untuk merealisasikan proyek tersebut, CATL mengoordinasikan berbagai departemen guna menerjemahkan kebutuhan produksi aktual menjadi spesifikasi teknis, dengan menyeimbangkan visi jangka panjang dan implementasi praktis di lapangan.