Nigeria Gagal ke Piala Dunia 2026, Pelatih Tuduh Kongo Pakai Voodoo di Laga Penentuan

Genvoice.id | 18 Nov 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, dunia sepak bola lagi-lagi dihebohkan dengan cerita tak terduga dari babak play-off Piala Dunia 2026 Zona Afrika. Nigeria, yang selama ini dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Afrika, harus mengubur mimpi tampil di turnamen terbesar dunia setelah kalah dramatis dari Republik Demokratik Kongo. Yang bikin berita ini makin panas bukan cuma hasilnya, tapi juga tuduhan pelatih Nigeria yang menilai ada praktik voodoo dilakukan tim lawan.

Pertandingan yang digelar di Rabat, Maroko, berakhir dengan skor 1-1 hingga perpanjangan waktu. Laga kemudian dilanjutkan ke adu penalti, dan Kongo berhasil mengunci kemenangan 4-3. Hasil ini membuat mereka melaju ke play-off antarkonfederasi di Meksiko pada Maret mendatang. Buat Nigeria, kekalahan ini terasa jauh lebih pahit karena disertai kontroversi dari sang pelatih, Eric Chelle.

Dalam konferensi pers, Chelle menyampaikan kecurigaannya terhadap gerak-gerik salah satu anggota tim Kongo. "Seorang anggota tim Kongo melakukan voodoo, setiap waktu, setiap waktu, setiap waktu. Itulah mengapa saya agak gugup," ucapnya. Chelle bahkan memperagakan gestur yang ia lihat sepanjang laga, seolah ada seseorang yang menabur atau menggoyangkan sesuatu ke arah lapangan. Meski begitu, ia mengaku tidak tahu pasti apa yang digunakan-air, benda lain, atau sekadar ritual.

Chelle sendiri sebenarnya sudah mengakui bahwa pertandingan ini tidak akan mudah sejak awal. Nigeria yang secara ranking FIFA berada 19 posisi lebih tinggi dari Kongo memang masuk sebagai favorit. Tapi jalannya laga justru memperlihatkan duel sengit yang berakhir dengan hasil tak terduga.

Adu penalti berjalan penuh tekanan. Kapten Kongo, Chancel Mbemba, menunjukkan ketenangan luar biasa saat mengambil penalti terakhir. Ia tetap fokus meski botol sempat dilempar ke arahnya dan hujan deras turun. Tendangan Mbemba menutup laga dengan kemenangan Kongo, memastikan mereka tetap punya peluang tampil di Piala Dunia.

Sementara itu, Nigeria harus menelan kenyataan pahit gagal lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun-sesuatu yang belum pernah terjadi sejak mereka debut di turnamen itu pada 1994. Di sisi lain, Kongo membuat sejarah baru. Setelah satu-satunya penampilan mereka di Piala Dunia tahun 1974 saat masih bernama Zaire, kini mereka kembali membuka jalan menuju panggung dunia setelah penantian panjang.

Kisah ini bukan hanya soal kalah atau menang, Gen, tapi juga menunjukkan betapa intensnya pertarungan menuju Piala Dunia. Dan tuduhan voodoo ini hampir pasti akan jadi salah satu cerita paling ramai dibahas dari babak play-off tahun ini.