Jojo Tembus Semifinal Denmark Open 2025 Usai Menang Dramatis atas Li Shi Feng
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jonatan Christie kembali menunjukkan mental juara. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu melaju ke semifinal Denmark Open 2025 setelah menang dramatis atas wakil China, Li Shi Feng, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-18, 21-23, 21-17 di Jyske Arena, Jumat (17/10) malam WIB.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Baik Jojo maupun Li tampil ngotot memperebutkan setiap poin. Meski sukses mengamankan gim pertama, Jojo sempat kehilangan fokus di gim kedua dan harus bermain hingga rubber game. "Puji Tuhan, bersyukur bisa masuk semifinal lagi, merasakan atmosfer semifinal Super 750 setelah sekian lama," ujar Jojo dikutip dari PBSI. "Saya bermain cukup baik hari ini, tapi masih ada yang harus diperbaiki untuk besok."
Pebulu tangkis berusia 27 tahun itu mengaku sempat kurang sabar di gim kedua, terutama ketika Li Shi Feng mulai mengejar ketertinggalan. "Saya terlalu memaksa bermain cepat, padahal dia justru jadi lebih nyaman. Di gim ketiga saya coba lebih tenang, mengatur tempo antara lambat dan cepat," jelasnya.
Kemenangan ini menambah catatan positif Jojo atas Li Shi Feng. Dari lima pertemuan terakhir, Jojo kini unggul empat kali dan hanya sekali kalah. Ia menyebut permainan Li tidak banyak berubah sejak pertemuan terakhir mereka di ajang Piala Thomas 2024. "Tidak ada perubahan signifikan. Dia tetap punya semangat pantang menyerah yang luar biasa, dan itu terlihat dari bagaimana dia terus berjuang sampai akhir," kata Jojo.
Dengan hasil ini, Jojo memastikan satu tempat di semifinal turnamen BWF Super 750 tersebut. Ia akan menunggu pemenang duel antara Alex Lanier dari Prancis dan Lakshya Sen dari India untuk menjadi lawan berikutnya.
Bagi Jojo, pencapaian ini menjadi bukti konsistensinya di level elite dunia. Setelah sempat menurun performanya pada pertengahan musim, Jojo kembali menunjukkan stabilitas permainan yang matang. Ia menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang tersisa di turnamen bergengsi ini, menyusul tersingkirnya Anthony Sinisuka Ginting di babak awal.
Kini, harapan publik Indonesia bertumpu pada Jojo untuk melangkah ke final dan mengakhiri dahaga gelar tunggal putra di Denmark Open. "Saya ingin fokus satu pertandingan ke satu pertandingan. Lawan siapa pun di semifinal, saya harus siap secara fisik dan mental," tutup Jojo optimistis.