Hasan Nasbi Soroti Dedikasi Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Anak Krakatau

Genvoice.id | 18 Sep 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyampaikan penghormatan terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Hasan mengatakan para jurnalis tersebut menjalankan tugas untuk menghadirkan informasi bagi masyarakat di tengah situasi bencana yang memiliki risiko tinggi. Ia menilai dedikasi mereka patut mendapat penghormatan.

"Dedikasi, keberanian, dan pengabdian mereka patut kita hormati. Dalam situasi bencana, kerja jurnalistik menjadi jembatan informasi yang sangat dibutuhkan masyarakat," kata Hasan kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Kelima jurnalis tersebut dilaporkan hilang bersama tiga anggota rombongan lainnya saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Hasan menyampaikan duka sekaligus keprihatinannya kepada keluarga dan rekan-rekan para jurnalis yang hingga kini masih menunggu kepastian mengenai keberadaan mereka.

"Kita semua turut merasakan duka dan kecemasan mendalam keluarga lima jurnalis bersama tiga anggota rombongan lainnya yang hilang saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses pencarian. Menurut Hasan, unsur SAR, relawan, aparat, masyarakat, dan insan pers telah ikut membantu upaya menemukan para jurnalis dan anggota rombongan lainnya.

Hasan berharap setiap informasi atau petunjuk baru yang kredibel dapat segera ditindaklanjuti oleh tim terkait. Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang jelas kepada keluarga selama proses pencarian berlangsung.

"Keluarga berhak memperoleh informasi yang jelas dan transparan," kata Hasan.

Dukungan kepada keluarga, lanjut Hasan, juga perlu terus diberikan selama proses pencarian. Ia berharap keluarga mendapatkan kekuatan dalam menghadapi masa penantian dan ketidakpastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.

"Semoga keluarga diberi kekuatan dalam masa penantian yang sangat berat ini. Kita berkewajiban memastikan mereka tidak menghadapi ketidakpastian tersebut sendirian," ujarnya.