Angga Raka Prabowo Dilantik jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Rangkap 3 Jabatan Sekaligus
JAKARTA, Genvoice.id - Angga Raka Prabowo resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), Rabu (17/9) sore di Istana Negara. Penunjukan ini membuat Angga Raka kini menjabat tiga posisi strategis secara bersamaan, yaitu Kepala BKP, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), serta Komisaris Utama PT Telkom Indonesia.
Pelantikan ini menambah daftar panjang perjalanan karier Angga Raka yang terbilang cepat. Sejak dipercaya menjadi Wamenkomdigi, ia dikenal aktif dalam urusan kebijakan komunikasi digital, terutama yang berkaitan dengan penyiaran publik dan koordinasi komunikasi pemerintah. Di sisi lain, posisinya sebagai Komisaris Utama Telkom menempatkannya di salah satu perusahaan BUMN paling vital di sektor telekomunikasi.
Kini, dengan jabatan baru sebagai Kepala BKP, Angga Raka akan memimpin lembaga yang menjadi transformasi dari Kantor Komunikasi Presiden (PCO). Bedanya, BKP tidak hanya berfungsi sebagai corong informasi Presiden, tapi juga punya tugas koordinatif dan eksekusi komunikasi lintas kementerian dan lembaga. Artinya, ia harus memastikan semua kebijakan pemerintah tersampaikan dengan satu suara yang jelas, konsisten, dan mudah dipahami publik.
Dalam sambutannya, Angga Raka menegaskan bahwa keberadaan BKP bukan sekadar penambahan struktur baru, melainkan penguatan komunikasi negara.
"Tugas utama kami adalah memastikan gagasan Presiden dan pemerintah diterima masyarakat dengan utuh. Tidak boleh ada pesan yang rancu atau saling bertabrakan antar lembaga," ujarnya usai dilantik pada Rabu (17/9).
Dari pihak Istana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberi penjelasan bahwa rangkap jabatan ini akan ditinjau sesuai aturan. Menurutnya, selama masih berada dalam kerangka tugas negara dan tidak melanggar regulasi, maka tidak ada persoalan.
"Kami akan terus melakukan evaluasi agar semua fungsi bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Dengan pelantikan ini, Angga Raka memikul harapan besar. Ia dituntut mampu menjaga citra pemerintah lewat komunikasi yang efektif sekaligus menjaga stabilitas di dunia digital dan telekomunikasi.