5 Fakta "The End of Oak Street", Film Anne Hathaway tentang Keluarga dan Dinosaurus

Genvoice.id | 18 Aug 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film "The End of Oak Street" menjadi salah satu rilisan fiksi ilmiah Warner Bros. yang menarik perhatian pada 2026. Dibintangi Anne Hathaway dan Ewan McGregor, film ini memadukan kisah keluarga, petualangan, misteri, dan ancaman makhluk prasejarah.

"The End of Oak Street" telah tayang di bioskop Indonesia sejak 12 Agustus 2026. Film ini disutradarai David Robert Mitchell, sineas di balik "It Follows" dan "Under the Silver Lake".

Tidak hanya mengandalkan aksi bertahan hidup dari serangan dinosaurus, film tersebut juga membawa persoalan keluarga sebagai bagian penting dari ceritanya. Berikut sejumlah fakta menarik tentang "The End of Oak Street".

1. Ceritakan Keluarga yang Berhadapan dengan Dinosaurus

"The End of Oak Street" mengambil latar pada 1982 dan mengikuti sebuah keluarga yang terjebak di kawasan pinggiran kota. Situasi berubah menjadi mencekam setelah lingkungan tempat mereka tinggal tiba-tiba dipenuhi makhluk prasejarah.

Anne Hathaway dan Ewan McGregor berperan sebagai pasangan yang menjadi pusat cerita. Keduanya beradu peran dengan Maisy Stella dan Christian Convery yang memainkan karakter anak-anak mereka.

Ancaman dinosaurus menjadi bagian utama dari petualangan keluarga tersebut. Namun, film ini tidak hanya mengandalkan unsur survival karena hubungan di antara anggota keluarga juga menjadi salah satu konflik penting ketika mereka berusaha bertahan hidup.

2. Disutradarai Sineas "It Follows"

Film ini berada di bawah arahan David Robert Mitchell. Sebelum menggarap "The End of Oak Street", Mitchell dikenal melalui film horor "It Follows" serta "Under the Silver Lake".

Proyek tersebut kembali mempertemukan Mitchell dengan Warner Bros. Film ini diproduksi oleh JJ Abrams dan Hannah Minghella melalui Bad Robot Productions, bersama Matt Jackson dan Tommy Harper dari Jackson Pictures.

Komposer peraih Oscar Michael Giacchino juga terlibat untuk menggarap musik pengiring film.

Proyek ini pertama kali diumumkan pada Maret 2023 sebagai film misteri Warner Bros. Setahun kemudian, film tersebut menggunakan judul "Flowervale Street". Namun, judulnya kembali berubah menjadi "The End of Oak Street" ketika trailer perdana dirilis pada Maret 2026.

Pergantian judul tersebut berkaitan dengan lokasi utama cerita yang berpusat di sebuah kawasan pinggiran kota dan menjadi tempat terjadinya fenomena misterius.

3. Jadi Salah Satu Film Anne Hathaway pada 2026

Anne Hathaway menjadi salah satu aktris dengan jadwal layar lebar yang cukup padat pada 2026. "The End of Oak Street" merupakan salah satu proyek yang dibintanginya pada tahun tersebut.

Selain film ini, Hathaway juga tampil dalam sejumlah proyek lain, termasuk "Mother Mary", "The Devil Wears Prada 2", "The Odyssey", dan "Verity".

Beragam proyek tersebut memperlihatkan variasi genre yang dijalani Hathaway sepanjang tahun. "The End of Oak Street" sendiri memberikan kesempatan baginya untuk tampil dalam film yang memadukan drama keluarga dengan fiksi ilmiah dan aksi bertahan hidup.

4. Berpotensi Mendapat Perhatian dari Oscar

"The End of Oak Street" dilaporkan memiliki anggaran produksi sekitar US$85 juta atau sekitar Rp1,4 triliun jika menggunakan kurs Rp16.500 per dolar AS. Anggaran tersebut menjadikannya salah satu produksi fiksi ilmiah Warner Bros. yang cukup besar pada 2026.

Peluang film ini dalam ajang penghargaan masih sulit dipastikan. Salah satu aspek yang berpotensi menjadi perhatian adalah efek visual, terutama jika elemen dinosaurus memiliki porsi besar dalam keseluruhan cerita.

Kategori efek visual dapat menjadi salah satu area yang memungkinkan film ini mendapatkan perhatian dalam musim penghargaan, meski peluang tersebut masih bergantung pada penerimaan industri dan kualitas teknis film.

5. Mendapat Respons Beragam dari Kritikus

"The End of Oak Street" juga memperoleh tanggapan beragam dari sejumlah kritikus. Variety menilai film tersebut memiliki kemiripan dengan film-film bertema dinosaurus yang sudah lebih dahulu dikenal, termasuk franchise "Jurassic".

Meski begitu, film ini tidak sepenuhnya mengandalkan formula tersebut. Sejumlah adegan menghadirkan ketegangan dan humor secara bergantian, sementara aksi kejar-kejaran, tembak-menembak, dan upaya bersembunyi menjadi bagian dari perjalanan karakter.

David Robert Mitchell dinilai mampu mengatur kemunculan makhluk prasejarah dengan timing yang efektif sehingga beberapa adegan serangan terasa menegangkan.

Sementara itu, Deadline menyoroti dialog yang terkadang terasa klise dan kurang meyakinkan. Namun, ritme aksi yang cepat dan sejumlah adegan spektakuler tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi film tersebut.

Dengan perpaduan fiksi ilmiah, aksi, misteri, dan drama keluarga, "The End of Oak Street" menawarkan pendekatan berbeda terhadap cerita tentang manusia yang harus bertahan hidup di tengah kemunculan makhluk prasejarah. Film ini telah tayang di bioskop Indonesia sejak 12 Agustus 2026.