Tragis! Balita di Bangkalan Tewas Digorok Paman Sendiri, Diduga Akibat Cekcok Keluarga

Genvoice.id | 18 Aug 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar tragis datang dari Dusun Langliur, Desa Geger, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Seorang balita berusia 3 tahun, HY, tewas mengenaskan setelah digorok oleh pamannya sendiri, HL (34). Insiden berdarah ini terjadi pada Rabu (13/8) malam dan langsung bikin geger warga setempat.

Kejadiannya bener-bener bikin miris. Menurut laporan, pelaku, HL, awalnya datang ke rumah kakak iparnya (ibu korban) untuk mencari sang istri. Ternyata, sebelumnya HL sempat mengancam istrinya melalui telepon. Sampai di sana, sang istri tidak ada, dan HL pun mengamuk.

Amukan HL semakin menjadi-jadi. Dia sempat memecahkan kaca dan mendobrak pintu. Di saat yang bersamaan, ibu korban sedang menggendong HY. Tanpa ampun, HL langsung merebut paksa keponakannya itu, membantingnya, lalu menggorok lehernya menggunakan parang. Tragedi mengerikan ini terjadi persis di depan mata ibu korban yang tidak bisa berbuat apa-apa.

Setelah melakukan perbuatan sadis itu, HL langsung kabur ke hutan. Tapi, polisi dan Koramil Geger tak tinggal diam. Mereka langsung bergerak cepat, dan akhirnya HL berhasil ditangkap di semak-semak belakang rumah korban sekitar jam 3 pagi.

Hasil otopsi menunjukkan betapa kejamnya perbuatan pelaku. Selain luka gorok, ada juga memar di beberapa bagian tubuh korban dan tulang selangka kiri yang putus. Paman mana yang tega melakukan ini kepada keponakannya sendiri?

Saat ini, polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan ini. Pihak kepolisian juga sudah menginterogasi beberapa saksi untuk mengungkap penyebab cekcok antara HL dan istrinya. Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, mengatakan kalau kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

"Untuk motifnya masih kami dalami," tegasnya.

Kejadian ini bener-bener mengingatkan kita semua untuk selalu waspada dan peduli dengan lingkungan sekitar. Masalah keluarga bisa jadi pemicu sesuatu yang tak terduga. Semoga korban dan keluarganya diberi ketabahan. Dan semoga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Stay safe, Gen!