Gunung Rinjani Makan Korban Lagi! Pendaki Belanda Jatuh, Evakuasi Heli Jadi Sorotan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pendaki asal Belanda jatuh di jalur Pelawangan Sembalun Gunung Rinjani dan dievakuasi dramatis menggunakan helikopter, bikin geger dunia pendakian.
Gunung Rinjani lagi-lagi bikin heboh dunia pendakian! Kali ini, seorang pendaki asal Belanda yang tinggal di Denmark, Sarah Tamar van Hulten, dilaporkan terjatuh di jalur pendakian Rinjani, tepatnya di Jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Lombok, NTB.
Kejadian ini terjadi pada Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 14.00 WITA. Sarah awalnya tercatat mendaki Gunung Rinjani via Jalur Sembalun pada 16 Juli dan berencana turun ke Danau Segara Anak keesokan harinya. Namun, nasib berkata lain.
Sekitar pukul 13.00 WITA, ia dilaporkan mengalami kecelakaan terjatuh dan langsung meminta bantuan evakuasi. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Rahmanjaya, membenarkan peristiwa ini.
"Selamat sudah dievakuasi ke Bali tadi," ungkapnya lewat sambungan telepon.
Menariknya, proses evakuasi dilakukan bukan dengan jalur darat, melainkan menggunakan helikopter!
Heli Bali Air diberangkatkan khusus untuk menjemput Sarah. Heli take-off sekitar pukul 15.45 WITA dari Bali dan tiba di lokasi sekitar 16.52 WITA. Setelah itu, korban langsung diterbangkan kembali ke Bali untuk mendapatkan perawatan intensif.
Meski selamat, Sarah mengalami cedera di bagian leher. Lokasi jatuhnya pun bikin merinding karena hampir sama dengan tempat jatuhnya pendaki asal Swiss sehari sebelumnya, Rabu (16/7/2025).
Dua insiden di titik yang mirip ini bikin pendaki was-was, apalagi jalur Pelawangan Sembalun memang terkenal ekstrem dan penuh tantangan.
Kasus ini jadi pengingat buat semua pendaki: persiapkan fisik, mental, dan perlengkapan sebelum mendaki Rinjani! Gunung ini memang indah, tapi tetap punya risiko tinggi kalau kamu lengah.
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan saat mendaki Gunung Rinjani, terutama di jalur ekstrem seperti Pelawangan Sembalun. Pastikan selalu memantau kondisi jalur, membawa perlengkapan lengkap, dan mengikuti arahan petugas agar pendakian tetap aman.
Stay safe, pendaki! Jangan lupa pantau update info pendakian dari pihak resmi biar petualanganmu tetap aman dan seru.