Chris Martin Mengaku Menyesal Usai Momen ‘Kiss Cam’ di Konser Coldplay Bongkar Dugaan Perselingkuhan CEO

Genvoice.id | 18 Jul 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Chris Martin dilaporkan merasa menyesal setelah insiden tak terduga terjadi dalam konser Coldplay di Boston baru-baru ini. Tanpa disangka, kamera kiss cam yang biasanya menyuguhkan momen manis bagi penonton justru menjadi sorotan karena diduga membongkar hubungan gelap seorang CEO perusahaan teknologi ternama dengan rekan kerjanya.

Dalam video yang viral di media sosial X, Martin awalnya tampak santai saat memandu segmen kiss cam untuk para penonton. Namun, saat kamera menyorot pasangan Andy Byron - CEO perusahaan data asal New York, Astronomer - dan Kristin Cabot, yang menjabat sebagai Chief Human Resources Officer di perusahaan yang sama, suasana berubah canggung. Keduanya terlihat berdiri sangat dekat dan saling berpelukan, memancing reaksi heboh dari penonton.

"Lihat pasangan ini," ucap Martin dari atas panggung. Namun ketika keduanya menyadari mereka sedang disorot, Cabot segera memalingkan badan dan Byron menunduk, seolah berusaha menghindari kamera. Martin pun sempat berkelakar, "Mereka sedang berselingkuh atau hanya sangat malu," yang sontak membuat stadion gemuruh.

Namun, candaan tersebut justru menjadi boomerang. Tak lama setelah klip itu tersebar luas, istri Byron, Megan Kerrigan Byron, menghapus semua akun media sosialnya. Dugaan publik soal perselingkuhan pun menguat. Beberapa laporan menyebut bahwa profil LinkedIn milik Byron dan Cabot kini telah dihapus, termasuk unggahan terkait posisi jabatan mereka di perusahaan.

Menanggapi situasi ini, Martin menyampaikan kekhawatirannya dalam klip lanjutan, "Saya harap kami tidak melakukan sesuatu yang buruk." Ungkapan tersebut mencerminkan penyesalan dari musisi berusia 47 tahun itu yang tak menyangka aksi panggungnya memicu dampak besar pada kehidupan pribadi seseorang.

Perusahaan Astronomer belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. Sementara itu, penggemar Coldplay menyampaikan simpati kepada semua pihak yang terdampak, termasuk Chris Martin yang hanya berniat menghibur, namun tanpa sengaja membuka sisi kelam dari kehidupan pribadi penontonnya.