Man United vs Nottingham Forest Kemarin, Gol Cunha Disebut Harusnya Dianulir VAR!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Laga Manchester United melawan Nottingham Forest di Old Trafford mendadak jadi bahan perdebatan panas usai muncul kontroversi VAR yang bikin banyak orang geleng kepala. Meski Setan Merah berhasil menang dramatis dengan skor 3-2, perhatian publik justru tertuju pada gol kedua United yang dicetak Matheus Cunha.
Pertandingan terakhir Manchester United di Old Trafford musim ini memang berlangsung penuh drama. Sempat tertinggal lebih dulu, tim asuhan Erik ten Hag akhirnya berhasil bangkit lewat gol Luke Shaw, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo. Namun kemenangan itu terasa kurang bersih setelah proses gol Cunha dianggap bermasalah.
Momen kontroversial terjadi di babak kedua ketika bola terlihat mengenai tangan Bryan Mbeumo sebelum akhirnya jatuh ke arah Cunha yang langsung mencetak gol. Situasi itu langsung membuat para pemain Nottingham Forest melakukan protes karena menganggap telah terjadi handball dalam proses gol.
VAR kemudian melakukan pemeriksaan cukup lama untuk memastikan kejadian tersebut. Bahkan wasit Michael Salisbury sampai dipanggil untuk melihat tayangan ulang melalui monitor di pinggir lapangan. Banyak penonton mengira gol itu bakal dianulir setelah pengecekan berlangsung beberapa menit.
Namun keputusan akhir justru mengejutkan. Salisbury tetap mengesahkan gol Cunha dan membuat pertandingan kembali memanas.
Keputusan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan wasit Premier League, Mark Clattenburg. Ia menilai keputusan VAR dan wasit di laga itu sebagai kesalahan besar.
Menurut Clattenburg, sentuhan bola ke tangan Mbeumo terlihat cukup jelas dan posisi lengannya juga dianggap tidak natural karena menjauh dari badan. Ia merasa kontrol bola tersebut memberi keuntungan bagi Manchester United sebelum gol tercipta.
"Ini keputusan buruk lainnya dari tim wasit di tengah musim yang memang penuh masalah bagi standar kepemimpinan wasit di Premier League," ujar Clattenburg.
Ia juga menegaskan bahwa gol tersebut seharusnya tidak disahkan karena unsur handball dinilai terlalu jelas untuk diabaikan.
Bukan cuma Clattenburg yang marah dengan keputusan tersebut. Legenda Manchester United, Gary Neville, bahkan terlihat kesal saat menjadi komentator pertandingan di Sky Sports.
Neville mengaku sempat yakin gol Cunha bakal dibatalkan karena proses pengecekan VAR berlangsung sangat lama. Namun hasil akhirnya justru membuatnya tidak percaya.
"Ini benar-benar konyol," kata Neville.
"VAR sudah jelas melihat handball. Mereka memeriksanya selama beberapa menit dan wasit juga melihat ulang tayangan itu. Saya tidak percaya dengan apa yang saya lihat."
Menurut Neville, keputusan mempertahankan gol tersebut justru jadi contoh buruk penggunaan VAR di Premier League musim ini. Ia menilai wasit terlalu memaksakan keputusan awal meski bukti tayangan ulang sudah cukup jelas.
Kritik juga datang dari mantan striker Inggris, Alan Shearer. Lewat media sosial, Shearer menyebut keputusan itu "memalukan" karena handball dalam proses gol dianggap sangat terlihat.
Kontroversi ini akhirnya kembali memunculkan perdebatan soal konsistensi penggunaan VAR di Premier League. Meski teknologi video sudah digunakan, banyak pihak merasa keputusan wasit masih sering membingungkan dan justru memicu polemik baru di setiap pekannya.
Artikel Terkait
Artikel terkait tidak ditemukan.