Anies Baswedan Masuk Dewan Penasihat Kota Riyadh, Jakarta Disebut Jadi Acuan Kota Modern
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kepercayaan sebagai anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh atau Royal Commission for Riyadh City (RCRC) di Saudi Arabia. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Anies melalui media sosial pribadinya usai menghadiri forum internasional di ibu kota Arab Saudi itu.
Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Anies mengungkapkan bahwa selama beberapa hari terakhir dirinya mengikuti Riyadh Competitiveness Forum di Riyadh. Forum tersebut mempertemukan para anggota dewan penasihat dari berbagai negara bersama pejabat pemerintah Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi untuk membahas pengembangan kota global yang kompetitif.
Anies mengatakan dirinya telah menerima amanah sebagai anggota dewan penasihat sejak tahun lalu. Dalam forum itu, ia hadir bersama tim dari Karsa Citylab untuk berdiskusi mengenai pembangunan kota yang berkelanjutan, nyaman dihuni, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Menurut Anies, salah satu hal yang menarik perhatian dalam pembahasan forum adalah ketertarikan Riyadh mempelajari pengalaman berbagai kota dunia, termasuk Jakarta. Ia menyebut transformasi transportasi publik terintegrasi di Jakarta menjadi salah satu contoh yang mendapat sorotan positif.
Anies menilai Jakarta kini mulai dipandang sebagai referensi pengembangan kota modern yang lebih ramah bagi masyarakat. Ia mengaku merasa terhormat karena pengalaman ibu kota Indonesia tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran dalam pengembangan Riyadh ke depan.
Bagi Anies, pengakuan terhadap Jakarta menjadi bagian dari upaya menjadikan kota-kota Indonesia mampu tampil di level global. Ia menyebut sebuah kota tidak hanya perlu berkembang untuk warganya sendiri, tetapi juga bisa menjadi inspirasi di panggung internasional.
Mantan calon presiden itu juga berharap semakin banyak kota di Indonesia yang berkembang menjadi kota global yang nyaman dihuni dan terbuka bagi masyarakat maupun pengunjung. Menurutnya, kota yang livable dan modern dapat menjadi wajah penting Indonesia di mata dunia.
Keterlibatan Anies dalam forum internasional tersebut kembali menarik perhatian publik karena memperlihatkan kiprahnya di bidang tata kota dan kebijakan perkotaan setelah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.