Pedro Pascal Kecam Serangan Trump terhadap Seniman: "Lawan dan Jangan Biarkan Mereka Menang"

Genvoice.id | 18 May 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktor Pedro Pascal menyuarakan kritik tajam terhadap serangan yang dilancarkan oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada para seniman. Dalam sebuah konferensi pers di Festival Film Cannes, Pascal mengajak para kreator dan seniman untuk tetap berani menyuarakan karya mereka meski mendapat tekanan politik.

"Lawan dan jangan biarkan mereka menang," tegas aktor yang dikenal lewat perannya di serial "Game of Thrones" dan "The Last of Us". Pascal juga menegaskan pentingnya terus bercerita dan mengekspresikan diri tanpa takut.

Komentar ini muncul setelah Trump mengunggah serangan di media sosial terhadap musisi Bruce Springsteen, yang dikritik Trump sebagai sosok "menyebalkan," serta menyinggung penurunan popularitas penyanyi Taylor Swift sejak ia mengumumkan ketidaksukaannya terhadap sang diva.

Pedro Pascal, yang merupakan seorang imigran, berbagi pengalamannya yang keluarganya melarikan diri dari rezim diktator di Chili saat dia masih bayi. Ia menyatakan dukungannya pada mereka yang membutuhkan perlindungan dan berharap dapat berdiri di sisi sejarah yang benar.

Dalam film terbaru sutradara Ari Aster berjudul "Eddington," Pascal memerankan seorang walikota yang mendukung pembatasan selama pandemi Covid-19, berhadapan dengan seorang sheriff yang skeptis terhadap lockdown. Film ini menggambarkan ketegangan sosial di tengah krisis kesehatan dan gerakan Black Lives Matter.

Pascal dan Aster juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa pesan politik dalam film bisa menjadi alat bagi pihak berwenang untuk menekan para seniman, terutama dalam konteks kebijakan imigrasi AS yang ketat.

Melalui pernyataannya di Cannes, Pedro Pascal mengajak semua pihak untuk terus memperjuangkan kebebasan berekspresi dan tidak membiarkan intimidasi meredam suara kreatifitas.