Nomor Call Center Jasa Marga 133 Resmi Meluncur, Ini Cara Cepat Panggil Bantuan Darurat Saat Terjebak Di Jalan Tol

Genvoice.id | 18 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar gembira buat kamu yang sudah bersiap-siap melakukan perjalanan jauh atau mudik melintasi jalur bebas hambatan tahun ini nih Gen. PT Jasa Marga (Persero) Tbk baru saja meluncurkan terobosan baru berupa kode akses layanan bantuan yang jauh lebih ringkas dan mudah diingat.

Kalau dulu kita sering bingung harus menghubungi nomor berapa saat ban pecah atau mesin mendadak mogok di tengah jalan tol, sekarang masalah itu sudah ada solusinya. Jasa Marga resmi merilis nomor Call Center 133 sebagai jalur komunikasi utama bagi para pengguna jalan yang membutuhkan bantuan cepat dalam situasi darurat.

Angka tiga digit yang unik ini sengaja dipilih supaya para pengendara nggak perlu lagi repot-repot mencari nomor telepon yang panjang di saat panik. Dengan adanya nomor sakti ini, diharapkan pelayanan di lapangan bisa jadi lebih responsif karena informasi mengenai kejadian darurat bisa langsung tersampaikan ke petugas dengan sangat praktis dan efisien.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, menjelaskan bahwa nomor Call Center 133 ini memang dirancang khusus untuk memberikan kemudahan akses bagi siapa saja yang sedang mengalami kendala di ruas tol. "Kode akses nomor 133 akan mempermudah pengguna jalan yang mengalami kondisi darurat untuk segera menghubungi layanan bantuan.

Selain itu, nomor ini juga lebih mudah diingat karena angkanya yang unik," ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta pada hari Rabu. Kehadiran nomor singkat ini sangat krusial, mengingat volume kendaraan yang melintasi jalan tol terus menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan menjelang hari raya.

Bicara soal keramaian jalan, data dari Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat bahwa arus lalu lintas di lima ruas tol wilayah Nusantara sudah mulai padat sejak H-10 sampai H-4 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, tepatnya antara tanggal 11 hingga 17 Maret 2026.

Total kendaraan yang melintas sudah menembus angka 1.311.659 unit, alias naik sekitar 2,85 persen dibandingkan kondisi normal. Kenaikan paling gila-gilaan terjadi di Ruas Tol Solo-Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan yang melonjak sampai 18,05 persen dengan total 111.507 kendaraan.

Banyak sekali orang yang mengarah ke Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan, menunjukkan betapa tingginya antusiasme warga untuk pulang kampung atau sekadar liburan.

Nggak cuma di Jawa, ruas tol di luar pulau pun ikut ramai nih Gen. Di Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, volume lalin mencapai 586.770 kendaraan. Begitu juga di Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang naik 10,27 persen, di mana banyak kendaraan yang keluar masuk area Bandara Kualanamu.

Sementara itu, Tol Balikpapan-Samarinda dan Tol Manado-Bitung masing-masing juga mengalami kenaikan di atas 13 persen. Dengan kondisi jalanan yang makin padat seperti ini, risiko kendala di jalan tentu makin besar. Itulah sebabnya, menyimpan nomor 133 di kontak HP kamu adalah langkah cerdas sebelum menginjak pedal gas. Tetap waspada, jaga jarak aman, dan pastikan saldo e-toll kamu cukup ya.