6.859 Masjid Disiapkan untuk Pemudik Lebaran 2026, Kemenag: Semoga Jadi Tempat Istirahat Ternyaman

Genvoice.id | 18 Mar 2026

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan sebanyak 6.859 masjid di berbagai jalur mudik di seluruh Indonesia siap digunakan sebagai tempat istirahat bagi masyarakat selama libur Idulfitri 2026.

Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii mengatakan program ini bertujuan mengubah cara pandang masyarakat terhadap masjid yang selama ini dianggap hanya dibuka untuk salat lima waktu. Melalui program Masjid Ramah Pemudik, masjid diharapkan kembali berfungsi sebagai pusat pelayanan masyarakat, termasuk bagi para musafir yang melakukan perjalanan jauh.

Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan Ekspedisi Masjid Indonesia di Jakarta sebagai bagian dari upaya memperluas peran masjid agar tidak hanya digunakan untuk ibadah rutin, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas.

Menurut Syafii, keberadaan masjid di sepanjang jalur mudik dapat menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi pemudik yang membutuhkan waktu istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

Untuk mendukung hal itu, berbagai fasilitas disiapkan di masjid-masjid yang tergabung dalam program, seperti akses masjid dan musala selama 24 jam, area parkir, toilet bersih, ruang istirahat, layanan kesehatan untuk pertolongan pertama, hingga ketersediaan air bersih.

Pengelola masjid juga diimbau menyediakan fasilitas tambahan seperti tempat pengisian daya ponsel, pusat informasi bagi pemudik, serta air minum dan makanan ringan agar kebutuhan perjalanan dapat terpenuhi.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad menjelaskan masjid-masjid yang terlibat berada di jalur mudik strategis dan telah dikoordinasikan dengan kantor wilayah Kemenag di berbagai daerah untuk memastikan kesiapan fasilitas.

Untuk memudahkan masyarakat menemukan lokasi masjid, Kemenag menyediakan informasi melalui aplikasi Pusaka Super Apps, yang memungkinkan pemudik mencari masjid terdekat sekaligus melihat rute menuju lokasi tersebut.

Selain masjid, sejumlah rumah ibadah lintas agama juga disebut membuka diri sebagai tempat singgah bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan mudik Lebaran.