Kickboxing Indonesia Sabet Medali Emas di SEA Games Thailand 2025, Riyan Jepri Jadi Pahlawan Tunggal Usai Menang Dramatis Lawan Atlet Thailand!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada kabar yang bener-bener bikin merinding sekaligus bangga dari arena SEA Games Thailand 2025! Di tengah persaingan ketat melawan dominasi tuan rumah, salah satu ksatria terbaik kita dari cabang olahraga kickboxing baru saja memberikan kejutan besar. Sosok itu adalah Riyan Jepri H Lumbanbatu, yang sukses naik ke podium tertinggi dan membawa pulang medali emas untuk Indonesia. Kemenangan ini terasa sangat emosional karena emas dari tangan Jepri ini menjadi satu-satunya kepingan emas yang berhasil diamankan oleh Timnas Kickboxing Indonesia sepanjang ajang multievent paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.
Perjuangan Jepri untuk sampai ke titik ini bener-bener nggak gampang, Gen. Di babak final nomor K-1 kelas 60 kilogram putra, ia harus berhadapan langsung dengan jagoan tuan rumah, Kongtook Jakkrit. Bayangkan saja, bertanding di hadapan pendukung lawan yang riuh di John Paul II Sports Centre, Bangkok, Jepri sempat tertekan. Bahkan, perolehan poinnya pun sempat tertinggal di awal pertandingan. Namun, dengan mental baja dan ketenangan yang luar biasa, ia berhasil membalikkan keadaan di ronde ketiga dan menang dengan skor tipis 2-1. Sebuah kemenangan yang benar-benar diraih dengan keringat dan kerja keras luar biasa!
Emas Spesial untuk Orang Tua dan Indonesia
Setelah wasit mengangkat tangannya sebagai pemenang, Jepri nggak bisa menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Baginya, prestasi ini bukan cuma soal ego pribadi, tapi sebuah bakti untuk orang-orang tercinta yang selama ini berdiri di belakangnya.
"Puji Tuhan, saya berterima kasih kepada orang-orang terdekat yang selalu mendukung saya. Saya mempersembahkan medali emas ini buat orang tua dan negara Indonesia," kata Jepri dengan penuh bangga.
Menariknya, saat ditanya soal bonus yang akan ia terima sebagai peraih medali emas, Jepri menunjukkan sisi kedewasaannya. Alih-alih buat hura-hura, ia justru ingin menggunakan uang tersebut untuk membantu ekonomi keluarganya. "Saya ingin bekerja supaya bisa membantu keluarga dan adik-adik saya," ujarnya dengan tulus. Benar-benar sosok inspiratif ya, Gen!
Catatan Medali dan Evaluasi Federasi
Selain emas dari Jepri, Indonesia juga berhasil mengamankan medali dari nomor lain. Ada Ariyanta Sitepu yang menyumbangkan medali perak di nomor final Tatami Point Fighting 73 kilogram putra setelah berjuang keras melawan atlet Thailand, Sukyik Pikanet. Nggak cuma itu, empat medali perunggu juga berhasil dibawa pulang oleh para pendekar kita, yaitu Andi Mesyara, Sevi Nurul Aini, Aprilia Eka Putri Lumbantungkup, dan Enggar Bayu Saputra.
Ketua Umum PP KBI, Ngatino, memberikan apresiasi tinggi buat perjuangan para atletnya meskipun secara total medali mengalami penurunan dibanding edisi sebelumnya. Hal ini ternyata disebabkan karena jumlah nomor yang dipertandingkan kali ini jauh lebih sedikit.
"PP KBI mengapresiasi capaian satu emas, satu perak, dan empat perunggu," ucap Ngatino. Ia menjelaskan bahwa pada edisi sebelumnya ada 17 nomor yang dilombakan, sementara di Thailand kali ini hanya tersedia delapan nomor saja. Hal inilah yang membuat peluang Indonesia untuk memborong medali jadi terbatas.
Ke depannya, Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) sudah menyiapkan rencana besar untuk membangkitkan prestasi nasional. Selain memperkuat pembinaan di level amatir, Ngatino menegaskan bahwa pihaknya akan mulai mengaktifkan kickboxing profesional. Ini tentu menjadi sinyal positif agar ke depannya kickboxing Indonesia semakin gahar di kancah dunia.
Gen, melihat perjuangan Riyan Jepri yang tetap tenang meski sempat tertinggal poin, kira-kira sifat apa nih yang bisa kita contoh buat menghadapi tantangan di kehidupan sehari-hari?