Amazon Bakal Investasi $10 Miliar di OpenAI
JAKARTA, Genvoice.id - Amazon dilaporkan tengah menjajaki rencana investasi senilai sekitar US$10 miliar atau setara Rp166 Triliun ke OpenAI, perusahaan pengembang teknologi kecerdasan buatan yang dikenal lewat ChatGPT.
Berdasarkan laporan, diskusi antara Amazon dan OpenAI masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan kesepakatan final. Nilai investasi, struktur kepemilikan, serta bentuk kerja sama yang akan dijalankan masih dapat berubah seiring berjalannya negosiasi. Baik Amazon maupun OpenAI hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.
Jika terealisasi, investasi ini berpotensi menjadi salah satu pendanaan terbesar dalam industri kecerdasan buatan global. Langkah Amazon tersebut dinilai sejalan dengan ambisi perusahaan memperkuat posisi Amazon Web Services (AWS) sebagai penyedia infrastruktur utama untuk pengembangan dan operasional teknologi AI skala besar.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa dalam pembahasan kerja sama, OpenAI kemungkinan akan memanfaatkan infrastruktur komputasi AWS, termasuk pusat data dan chip AI buatan Amazon seperti Trainium dan Inferentia. Pemanfaatan teknologi tersebut dapat membantu OpenAI menekan biaya komputasi sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu penyedia cloud.
Potensi investasi ke OpenAI dinilai strategis di tengah persaingan ketat dengan Microsoft dan Google dalam pengembangan serta komersialisasi teknologi AI. Microsoft saat ini diketahui masih menjadi mitra utama OpenAI, terutama dalam penyediaan layanan cloud. Masuknya Amazon sebagai investor dapat mengubah dinamika hubungan tersebut dan memperluas ekosistem OpenAI.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa OpenAI tengah aktif mencari tambahan pendanaan untuk mendukung pengembangan model kecerdasan buatan generasi berikutnya. Kebutuhan modal besar ini didorong oleh tingginya biaya riset, pelatihan model, dan operasional pusat data, seiring meningkatnya permintaan global terhadap layanan AI generatif.