Kondisi ABH Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta Masih Lemas, Polisi Koordinasi dengan Banyak Pihak
JAKARTA, GENVOICE.ID - Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terbaru soal anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang diduga terlibat dalam peristiwa peledakan di SMAN 72 Jakarta.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, kondisi ABH tersebut masih lemah.
Budi menjelaskan bahwa kondisi anak itu belum sepenuhnya pulih setelah alat selang makanan dilepas. Keluhan pusing dan tubuh yang belum stabil membuat penyidik belum bisa langsung memulai pemeriksaan mendalam. Karena itu, rencana pengambilan keterangan dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Di sisi lain, polisi juga harus menyesuaikan proses pemeriksaan dengan kondisi kesehatan ABH. Untuk itu, penyidik berkoordinasi dengan dokter yang merawat serta memastikan pemeriksaan tidak mengganggu pemulihan fisik. Koordinasi juga melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Balai Pemasyarakatan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor).
Sebelumnya, polisi telah lebih dulu memeriksa ayah dari ABH terkait dugaan keterlibatan anak tersebut dalam insiden peledakan. Pemeriksaan berlangsung dua hari lalu. Selain itu, penyidik juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat ledakan terjadi pada Jumat, 7 November. Hingga saat ini, total ada 46 saksi anak yang sudah dimintai keterangan, bersamaan dengan rangkaian observasi dari Apsifor.