Ramai Tagar Blacklist Lulusan SMA 1 Cimarga, Kepala Sekolah Minta Siswa Tetap Diberi Kesempatan Raih Pendidikan dan Karier Layak

Genvoice.id | 17 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Dini Fitria, berharap para siswanya tetap mendapat kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan memperoleh pekerjaan layak di masa depan.

Hal ini disampaikannya menyusul ramainya isu di media sosial yang menyerukan agar lulusan SMAN 1 Cimarga diblacklist dari perguruan tinggi dan perusahaan, buntut aksi mogok sekolah setelah peristiwa penamparan seorang siswa oleh kepala sekolah.

"Bagaimanapun mereka adalah murid-murid saya yang harus menjemput nasib baiknya. Saya sedang berjuang agar bagaimana mereka bisa diterima di SNMPTN dengan cara yang baik," ujar Dini.

Dini meminta agar perilaku para siswa dimaafkan. Ia menyebut mereka masih dalam proses tumbuh dan membutuhkan bimbingan agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

"Saya tetap berharap, mereka-mereka yang terlepas dengan segala ulahnya adalah murid-murid saya yang harus diberikan kasih sayang dan tetap didoakan agar sukses di masa mendatang," tambahnya.

Sebagai kepala sekolah, Dini mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan para lulusannya bisa bersaing meraih cita-cita melalui jalur pendidikan tinggi. "Kalau bisa seperti itu, diterima di perguruan tinggi yang diinginkan. Dan kita doakan semoga mereka tidak berbuat seperti itu lagi," katanya.

Sebelumnya, ratusan siswa SMAN 1 Cimarga melakukan aksi mogok sekolah selama dua hari, yakni Senin dan Selasa (13-14 Oktober 2025), sebagai bentuk protes atas tindakan kepala sekolah yang menampar seorang siswa yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah.