Banyak Pemain yang Tumbang, Siapkah Persija Bertahan Lawan Persebaya di Gelora Bung Tomo?

Genvoice.id | 17 Oct 2025

JAKARTA, GENVOICE.ID - Persija Jakarta harus menghadapi ujian berat menjelang laga pekan ke-9 Super League 2025/26. Usai jeda FIFA Matchday Oktober, Macan Kemayoran langsung dijadwalkan bertemu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10). Sayangnya, tim asuhan Mauricio Souza ini justru sedang dilanda badai cedera yang menimpa beberapa pemain kuncinya.

Setidaknya lima pemain Persija mengalami masalah kebugaran jelang duel penting ini. Pelatih Mauricio Souza mengonfirmasi bahwa Rayhan Hannan, Bruno Tubarao, dan Hanif Sjahbandi tengah menjalani perawatan karena cedera berbeda. "Hanif mengalami keseleo pada pergelangan kakinya. Bruno punya masalah pada pinggul, sedangkan Hannan cedera saat bermain melawan Timnas India," ungkap Souza kepada awak media.

Deretan pemain yang cedera tidak berhenti sampai di situ. Kiper utama Persija, Carlos Eduardo, juga masuk daftar pemain bermasalah setelah berbenturan dengan Thales Lira saat sesi latihan di Persija Training Ground, Rabu (15/10). "Eduardo sedikit kesakitan di bagian belakang pahanya setelah tabrakan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," kata Souza, dikutip dari IDN Times, Jumat (17/10).

Masalah kebugaran itu melengkapi absennya Ryo Matsumura, yang hingga kini masih dalam masa pemulihan cedera. Gelandang asal Jepang tersebut memang sudah mulai kembali berlatih bersama tim, namun masih menjalani sesi latihan terpisah di bawah pengawasan tim medis. "Ryo masih dalam tahap transisi. Senang rasanya melihat dia kembali ke lapangan, tapi proses pemulihannya belum selesai," tambah sang pelatih.

Kondisi ini membuat Persija harus bekerja ekstra keras menatap duel melawan Persebaya. Apalagi, tim tuan rumah tengah berada dalam tren positif dengan tiga kemenangan dari lima laga terakhir mereka di Super League. Dengan dukungan penuh suporter di Gelora Bung Tomo, 'Bajul Ijo' diyakini akan tampil agresif sejak awal.

Bagi Souza, situasi ini menjadi tantangan besar untuk membuktikan kedalaman skuad Persija. Tanpa beberapa pemain andalan, ia perlu mengandalkan kombinasi pemain muda dan rotasi strategis di lini tengah serta belakang. Pertanyaannya, mampukah Macan Kemayoran bertahan dari tekanan Persebaya dan membawa pulang poin dari Surabaya?